Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dapat Bantuan Bank Papua, Pemkab Lanny Jaya Minta Petani Kopi Manfaatkan secara Optimal

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 08:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dapat Bantuan Bank Papua, Pemkab Lanny Jaya Minta Petani Kopi Manfaatkan secara Optimal Doc: ANTARA
Ket. Penyerahan bantuan sarana bagi petani kopi di Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Rabu (9/9)

JAYAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya, Papua Pegunungan, meminta petani kopi memanfaatkan secara optimal bantuan sarana pertanian yang disalurkan Bank Papua melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Lanny Jaya, Andy Hendarka, dalam siaran pers di Jayapura, Senin (15/9), mengatakan bantuan ini sangat berarti karena menjawab kebutuhan petani di lapangan.

"Kopi kami merupakan salah satu komoditas yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan guna meningkatkan perekonomian masyarakat Lanny Jaya," katanya.

Menurut Andy, karena itu, pemberian bantuan harus diikuti pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan agar petani memahami proses budidaya, perawatan tanaman, pengolahan hingga menghasilkan kopi berkualitas dan memiliki nilai jual.

"Pada Rabu (9/9), kami mendapatkan bantuan sarana dari Bank Papua untuk itu diharapkan agar petani menjaga apa yang sudah di berikan," ujarnya.

Dia menjelaskan untuk pihaknya juga akan meminta tenaga penyuluh dan petugas teknis lebih aktif mendampingi petani di lapangan, termasuk membantu mengatasi persoalan lahan dan tanaman kopi yang mengalami kerusakan.

Sementara itu, Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Papua Matheus A. Mual mengatakan bantuan CSR tersebut merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

"Kami menyalurkan lima unit rumah pengering kopi, 10 unit mesin pulper dan huller, 20 unit mesin babat rumput serta 160 unit alat penunjang petani kopi kepada kelompok tani di Lanny Jaya," katanya.

Menurut Mual, bantuan ini perlu diikuti dengan pembinaan, pendampingan dan koordinasi yang baik, sehingga petani tidak hanya menerima peralatan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengelola, meningkatkan kualitas dan mengembangkan hasil produksi kopinya.

"Kami Lanny Jaya memiliki potensi besar dalam pengembangan kopi sehingga diperlukan sinergi pemerintah daerah, dinas teknis, perbankan dan kelompok tani agar program tersebut memberikan hasil yang terukur," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Perkuat Dukungan bagi Atlet...
Megapolitan
Namanya Penjahat Tak Tahu T...
Daerah
Jaga Stabilitas Harga, Pemp...
Daerah
Pemerintah Provinsi Papua H...
Advertisement
Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.