Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Inovasi Guna Perkuat Ekonomi Rakyat

📅 Kamis, 20 Mei 2021, 06:40 WIB | Oleh:
Inovasi Guna Perkuat Ekonomi Rakyat Doc: Istimewa
Ket. Kepala DLHK Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik

TANGERANG - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Banten, terus berupaya mendorong pengelolaan dan pemanfaatan sampah sebaik mungkin untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Demikian dikatakan Kepala DLHK Kabupaten Tangerang,Achmad Taufik, di Tangerang, Rabu (19/5).

Dia mengatakan salah satu upayanya dengan melahirkan berbagai inovasi seperti melalui program Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) reuse, reduce, dan recycle (3R). "Saat ini, Pemkab Tangerang terus berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satunya dengan membangun TPS-3R yang nantinya akan dimanfaatkan oleh kelompok pemberdayaan masyarakat sekitar," katanya.

Ia mengharapkan dengan program TPS-3R yang dibangun di tingkat rukun tetangga (RT) tersebut, dapat mengubah perilaku publik tak sembarang membuang sampah. Mereka diharapkan menjadi membuang sampah pada tempatnya dan melakukan pengelolaan.

Selain menurunkan kuantitas sampah di lingkungan tempat tinggal kelompok masyarakat, kata dia, tujuan TPS-3R juga menghasilkan produk bernilai ekonomis. "Dengan begitu, kelak para pemuda atau warga setempat bisa mengelola sampah yang bernilai ekonomis. Manfaatnya, bisa dirasakan langsung," ujarnya.

Ia mencontohkan, tentang hasil pengelolaan sampah organik berupa kompos. Dia dapat digunakan untuk pupuk tanaman hias dan herbal yang ditanam di lahan sekitar. Hasilnya untuk dijual. "Saya berharap adanya TPS-3R, pertumbuhan serta pengembangan nilai ekonomi masyarakat bisa terbantu, terlebih saat pandemi," ungkap Achmad.

Ekonomi Baru

Sementara itu, anggota DPRD Lebak, Musa Weliansyah, mendukung pengembangan Kawasan Industri Terpadu (KIT) guna menumbuhkan ekonomi baru sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.

"Pengembangan KIT dapat menumbuhkan sentra ekonomi baru yang akan berdampak positif bagi kemajuan daerah," katanya. Pemerintah daerah harus mempersiapkan diri untuk pengembangan KIT. Selain itu, juga menjamin kehadiran investor ke Lebak. Penanam modal harus diberi kemudahan perizinan, berbiaya murah, dan layanan cepat.

Sebaiknya Anda baca juga:

Pengembangan KIT merupakan program strategis nasional bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Selama ini, Kabupaten Lebak sangat berpotensi untuk pengembangan KIT karena didukung infrastuktur seperti Jalan Tol Serang-Panimbang yang terkoneksi dengan Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.