Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hati-hati dan Waspada, BMKG Ingatkan Gelombang Laut di Malut Capai 6 Meter

📅 Sabtu, 17 Apr 2021, 15:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hati-hati dan Waspada, BMKG Ingatkan Gelombang Laut di Malut Capai 6 Meter Doc: Antara/Abdul Fatah
Ket. Sejumlah kapal kecil belum berlayar akibat cuaca buruk.

Ternate - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sultan Baabullah Ternate meminta seluruh masyarakat, terutama pengguna jasa transportasi laut, untuk mewaspadai tingginya gelombang laut yang mencapai 4 hingga 6 meter di Perairan Halmahera Bagian Utara.

"Kami meminta sejumlah aktivitas pelayaran dari dan ke berbagai wilayah di Malut untuk mewaspadai tingginya gelombang laut yang mencapai hingga 6 meter," kata prakirawancuaca BMKG Sultan Baabullah TernateJustia Prislly D di Ternate, Sabtu.

Akibat cuaca buruk disertai gelombang tinggi yang melanda daerah itu dalam beberapa hari terakhir, aktivitas pelayaran, terutama pengguna kapal berukuran kecil, belum bisa berlayar.

Selain itu, Justiajuga mengingatkan bahwa dalam dua hari ke depan berpotensi terjadi hujan lebat disertai angin kencang di wilayah Jailolo, Sidangoli, Ternate, Tidore, Galela, Tobelo dan Morotai dan untuk seluruh wilayah Malut dengan suhu udara : 23 derajat Celcius - 32 derajat Celcius, kelembaban udara : 65 - 100 persen, angin : barat daya - utara, 05 - 40 km/jam dan peringatan dini waspada potensi angin permukaan hingga 50 km/jam.

Selain itu, kondisi cuaca ekstrem juga berpotensi terjadi di wilayah Jailolo, Halmahera Barat, Ternate, Tidore, Kao, Maba, Weda, Bacan, Pulau Kasiruta dan sekitarnya.

Sebelumnya, Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) TernateMiraza AP menyatakan adanya penundaan aktivitas pelayaran antarpulau dari Ternate ke berbagai daerah lainnya, karena cuaca buruk.

"Berdasarkan rekomendasi BMKG setempat, cuaca ekstrim disertai angin kencang dan gelombang tinggi sangat membahayakan keselamatan, terutama pengguna kapal berukuran kecil, karena gelombang laut mencapai 4 hingga 6 meter," katanya.

Sehingga, untuk aktivitas pelayaran dari Ternate ke berbagai daerah, seperti Pulau Batang Dua belum diizinkan untuk berlayar.

Oleh karena itu, untuk kapal perintis, kapal fery milik ASDP maupun kapal rakyat tujuan Ternate-Batang Dua maupun Kota Bitung belum diizinkan beroperasi dalam untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan laut akibat gelombang tinggi.

Sementara itu, sejumlah calon penumpang speedboat tujuan Ternate-Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, terpaksa menunda keberangkatannya, menyusul tingginya gelombang laut di sekitar perairan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Lebanon Babak Belur, 18 Per...
Kemenpar: Indonesia Raih Peringkat Kedua Destinasi Ramah Muslim Dunia

Kemenpar: Indonesia Raih Peringkat Kedua Destinasi Ramah Muslim Dunia

21 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.