Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

INA Diharapkan Bisa Membantu Mempercepat Pembiayaan Infrastruktur

📅 Kamis, 01 Apr 2021, 00:02 WIB | Oleh: Tim Redaksi
INA Diharapkan Bisa Membantu Mempercepat Pembiayaan Infrastruktur Doc: ANTARA/HARVIYAN PERDANA PUTRA
Ket. KAWASAN INDUSTRI I Foto udara aktivitas pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) di Ketanggan, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

JAKARTA - Keberadaan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur di dalam negeri mengingat kebutuhan investasi di Indonesia yang sangat besar.

Ketua Komisi Tetap Kebijakan Infrastruktur Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Mohammed Ali Berawi, di Jakarta, Rabu (31/3), mengatakan INA sebagai terobosan yang patut diapresiasi.

"INA diharapkan mampu menyinergikan dan mengharmonisasikan berbagai investasi, baik dari dalam dan luar negeri yang sangat berperan dalam mempercepat proses pembangunan infrastruktur," kata Ali.

Mengutip riset dari McKinsey yang bertajuk Global Infrastructure Gaps melaporkan setiap satu dollar AS yang terinvestasi di bidang infrastruktur akan mampu berkontribusi sekitar 20 sen kenaikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) melalui peningkatan produktivitas.

Hal itu karena pembangunan bidang infrastruktur mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan menarik semua sektor-sektor industri terkait.

Menurut dia, dua infrastruktur utama yang perlu dibangun di Indonesia, yaitu pertama adalah infrastruktur dasar untuk mereduksi gap pembangunan antarawilayah. Kedua adalah infrastruktur modern dalam rangka mendorong infrastruktur dasar yang telah ada.

Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR, Muhammad Misbakhun, berharap INA akan menjadi salah satu katalisator pemulihan ekonomi Indonesia yang tertekan akibat krisis pandemi Covid-19.

Secara terpisah, Pakar Ekonomi Universitas Katolik Atmajaya Jakarta, Yohanes B. Suhartoko, menegaskan INA sangat diperlukan untuk penyediaan infrastruktur dan investasi lainnya. "INA diperlukan karena karena bank sebagai sisi penyedia dana investasi, nampaknya belum mampu," kata Suhartoko.

Selain kapasitas pembiayaannya yang belum memadai, komposisi dana di bank juga masih didominasi dana jangka pendek, sedangkan infrastruktur butuh pembiayaan jangka panjang.

Jangka Panjang

Pengamat Ekonomi dari Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), Surabaya, Leo Herlambang, menambahkan, INA harus mampu mempercepat pembangunan infrastruktur di dalam negeri, mengingat kebutuhan investasi infrastruktur yang masih sangat tinggi.

"Lembaga semacam ini diperlukan agar investor mendapat alur dan aturan yang jelas terhadap proyek-proyek yang mereka minati. Nanti diharapkan surat utang yang diterbitkan bersifat long term atau jangka panjang sesuai dengan karakteristik proyek infrastruktur. Tinggal investor yang memilih dari suku bunga atau sistem bagi hasil yang ditawarkan," kata Leo.

n ers/SB/E-9

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Nasional
TNI Diharapkan Makin Profes...
Luar Negeri
Ukraina Serang Moskwa denga...

Seoul: Korut Kembali Tembakkan Misil Balistik

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Seoul: Korut Kembali Tembak...
Advertisement
Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.