Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspadai Cacar Api pada Lansia: Gejala dan Cara Pencegahannya

📅 Minggu, 01 Jun 2025, 16:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspadai Cacar Api pada Lansia: Gejala dan Cara Pencegahannya Doc: Antara
Ket. Bintil berisi air timbul di sisi kanan tubuh penderita herpes zoster cacar api (cacar ular) yang disebabkan oleh virus varicella-zoster.

Jakarta - Dokter spesialis penyakit dalam konsultan reumatologi dr. Sandra Sinthya Langow, SpPD-KR menjelaskan gejala penyakit cacar api yang umumnya ditemukan pada pasien lanjut usia beserta upaya untuk mencegahnya.

Sandra menjelaskan, cacar api atau herpes zoster disebabkan oleh infeksi virus yang sama dengan penyebab terjadinya cacar air. Menurutnya, setelah seseorang sembuh dari cacar air, virus tersebut tidak mati tapi bisa menyebabkan cacar api apabila ketahanan tubuh menurun.

"Jadi virus itu berdiam di tubuh kita, dia tinggal tunggu waktu. sampai seseorang itu menjadi tua misalnya, atau sistem ketebalan tubuhnya menurun dan dia menjadi bangkit kembali," kata dokter lulusan Universitas Indonesia (UI) itu dalam sebuah sesi diskusi di Jakarta, Minggu (1/6).

Dia menambahkan, penyakit ini sering terjadi pada orang berusia di atas 50 tahun. Selain menyebabkan ruam di kulit, cacar api juga dapat menimbulkan rasa sakit ekstrem seperti terasa tersengat listrik, rasa terbakar, atau tertusuk paku.

"Sakitnya tidak hanya pada waktu (kulit) lagi melepuh saja, tapi sakitnya bisa bertahan hingga satu tahun kadang-kadang. Jadi meski kulitnya sudah sembuh, tapi sakitnya masih berasa," kata Sandra.

Selain usia lanjut, kondisi yang dapat meningkatkan risiko cacar api antara lain riwayat keluarga, kanker, diabetes, autoimun, penyakit kardiovaskular, stres, kondisi paru-paru kronis, hingga jenis kelamin wanita.

Dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Reumatologi Indonesia itu menjelaskan, jumlah pasien yang disebabkan oleh autoimun mengalami peningkatan dua sampai tiga kali lebih besar dibandingkan populasi umum.

"Pasien autoimun itu mengalami disfungsi atau gangguan dari sistem imunnya sehingga lebih rentan terkena infeksi dan juga lebih cenderung memberat kalau terkena infeksi. Kemudian faktor kedua adalah konsekuensi akibat pengobatan karena salah satu efek samping obat autoimun ini adalah peningkatan resiko infeksi," ujarnya.

Sandra mengatakan, cacar api dapat dicegah dengan menjalani pola hidup sehat serta menghindari stres. Melakukan vaksinasi juga menjadi salah satu upaya penting untuk mencegah munculnya gejala cacar api, terutama bagi orang lanjut usia yang rentan terserang penyakit tersebut.

"Selain itu, kita harus menghindari kontak dengan pasien cacar air atau cacar api. Kita juga perlu mendiskusikan vaksinasi cacar api ini dengan dokter kita masing-masing," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.