Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jembatan Penghubung Dua Kecamatan di Lumajang Terputus Akibat Banjir

📅 Senin, 01 Mar 2021, 06:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jembatan Penghubung Dua Kecamatan di Lumajang Terputus Akibat Banjir Doc: Antara
Ket. Bupati Lumajang Thoriqul Haq meninjau jembatan terputus yang menghubungkan Kecamatan Pasirian dan Tempeh akibat banjir lahar dingin Semeru, Minggu (28/2/2021)

Lumajang,- Jembatan yang menghubungkan dua kecamatan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur terputus akibat diterjangnya derasnya aliran banjir lahar dingin Gunung Semeru, Minggu.

Jembatan penghubung Desa Gesang di Kecamatan Tempeh dan Desa Sememu di Kecamatan Pasirian terputus akibat derasnya aliran sungai yang dialiri banjir lahar dingin Semeru.

"Akibat hujan seharian, aliran lahar dingin Gunung Semeru menyebabkan beberapa jembatan ada yang putus dan retak, ini jembatan yang ada di Desa Gesang yang menghubungkan Kecamatan Tempeh dan Pasirian terputus," kata Bupati Lumajang Thoriqul Haq saat meninjau lokasi putusnya jembatan penghubung di Lumajang.

Menurutnya pembangunan jembatan akan menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang karena jembatan tersebut tidak hanya penghubung dua kecamatan, namun juga merupakan akses perekonomian masyarakat sekitar.

"Tentu itu akan menjadi prioritas untuk segera kami selesaikan, ini pondasinya sudah rapuh dan mengkhawatirkan," tuturnya.

Sementara itu, banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Lumajang mulai surut dan sebagian warga yang mengungsi sudah mulai kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan lumpur yang mengendap di rumahnya.

"Sudah mulai surut, warga sebagian masih ada di pengungsian, sebagian ada warga yang memilih bersih-bersih rumah," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang Agus Triyono saat meninjau lokasi banjir di Dusun Biting, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono.

Ia menjelaskan wilayah yang terendam banjir tersebut bukan wilayah langganan banjir, sehingga warga tidak ada persiapan untuk mengantisipasi terjadinya banjir akibat luapan sungai sekitar.

"Dari laporan sementara yang saya terima, banyak warga yang terdampak banjir menderita sejumlah kerugian material karena ternak

"Dari laporan sementara yang saya terima pagi ini, sangat banyak kerugian materil yang diderita oleh warga. Ada belasan ekor kambing yang mati dan ayam tentu sudah ratusan ekor," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Bek Arsenal, Jurrien Timber...

Berapa Ranking FIFA Indonesia Jika Menang Melawan Mozambik?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Berapa Ranking FIFA Indones...
Nasional
Pertamina Pastikan Pasokan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Berapa Ranking FIFA Indonesia Jika Menang Melawan Mozambik?

Berapa Ranking FIFA Indonesia Jika Menang Melawan Mozambik?

09 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.