Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Segera Terapkan Teknologi Generasi Kelima (5G) di Indonesia

📅 Minggu, 14 Feb 2021, 20:35 WIB | Oleh: Tim Penulis

Untuk daerah pedesaan yang tidak terjangkau fiber optic maupun microwave link, akan menggunakan High Throughput Satellite (HTS).

Pada September 2020, PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) bersama perusahaan industri kendaraan antariksa asal Prancis, Thales Alenia Space, telah memulai konstruksi proyek Satelit Multifungsi Republik Indonesia (Satria), yang memiliki spesifikasi HTS.

Kementerian Kominfo, menurut Wijarnako, saat ini sedang mengupayakan rasionalisasi harga biaya hak penggunaan frekuensi (BHP) untuk penggunaan microwave e-band, yang menurut kajian asosiasi operator telekomunikasi global, GSMA, diperkirakan akan meningkat penggunaannya di masa mendatang.

"Mengupayakan BHP lebih murah namun dengan harapan penggelarannya juga lebih banyak untuk mendukung penggelaran 5G," ujar Wijanarko.

Selanjutnya, dari sisi akses, 4G erat kaitannya dengan 5G. Penggelaran 5G di awal diperkirakan menggunakan teknologi 4G, atau yang disebut 5G non-standalone.

Dengan teknologi Dynamic Spectrum Sharing (DSS), 5G dapat digunakan pada pita frekuensi yang telah ada, sehingga 4G dan 5G dapat memancar di kanal secara bersamaan.

"4G dan 5G ini saling melengkapi. Jadi 5G itu bukan sebagai pengganti 4G, tapi saling melengkapi," Wijanarko menegaskan.

Kemudian, dari sisi demand, kegiatan bekerja dari rumah dan pembelajaran jarak jauh juga membuktikan bahwa kebutuhan bandwidth semakin tinggi.

Selain itu, program satu data m juga membutuhkan koneksi untuk mengirim data dari level desa ke pusat, sehingga 5G juga bisa menjadi solusi.

Proyek nasional industri 4.0, juga ibu kota baru yang rencananya mengusung penggunaan transportasi berbasis kendaraan autonomous, mau tidak mau hanya 5G yang dapat menyelesaikan layanan tersebut.

Ditambah, Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 2022, yang juga mengharapkan kehadiran 5G di dalamnya.

"Jadi, kalau dari segi demand sudah jelas, dari supply demand sudah jelas, bisa dibilang Indonesia sudah siap untuk menuju era 5G," ujar Wijanarko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

1 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng

Potensi komoditas kakao Jembrana

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...

Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta
Nasional
Sidang vonis Mantan Wamenna...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.