Gebrakan Kemandirian Energi Hijau! Manfaatkan Bendungan, Lampung Siap Pasang PLTS Terapung
📅 Jumat, 02 Jan 2026, 20:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/ Ruth Intan Sozometa Kanafi.
BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung tengah menyiapkan langkah baru untuk memperkuat kemandirian energi daerah. Salah satunya dengan mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung di sejumlah bendungan.
Selain memanfaatkan ruang air yang sudah ada, proyek ini diharapkan bisa menambah pasokan listrik ramah lingkungan sekaligus mendorong peningkatan porsi energi terbarukan di Lampung.
"Pertama yang menjadi rencana pemerintah atau target pemerintah daerah adalah mendorong kemandirian energi sesuai dengan Astacita. Dalam rangka mewujudkan kemandirian energi, daerah diminta untuk memenuhi tu dengan pengembangan potensi energi terbarukan," ujar Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung Mulyadi Irsan di Bandarlampung, Jumat (2/1).
Ia mengatakan di Provinsi Lampung kebutuhan akan tenaga listrik saat ini mencapai 1.300 megawatt, di mana 1.000 megawatt berasal dari pasokan pembangkit di dalam Lampung, dan 300 megawatt berasal dari pasokan pembangkit di Sumatera Selatan.
"Ke depan dengan adanya pertumbuhan kebutuhan energi ini, maka kita harus mencari sumber-sumber energi baru yang ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan tenaga surya," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menjelaskan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mewujudkan pemanfaatan sumber energi baru tersebut sudah melakukan pemetaan terkait dengan kebutuhan energi terbarukan, di antaranya melalui pemanfaatan tenaga surya dengan PLTS terapung.
"Jadi nanti akan ada pengembangan panel surya atau PLTS terapung yang memanfaatkan keberadaan bendungan yang ada di sini seperti Bendungan Batutegi, Way Sekampung, dan Margatiga. Nanti 20 persen dari luasan bendungan itu digunakan untuk panel surya," ucap dia.
Menurut dia, saat ini sedang dilakukan kerja asama antara para investor, dengan Kementerian Pekerjaan Umum, PLN terkait pemanfaatan energi tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita ketahui Lampung sudah memenuhi target nasional dalam memenuhi kebutuhan energi terbarukan. Pusat minta kebutuhan energi terbarukan itu 23 persen, dan Lampung sudah 30 persen baurannya," ujar dia.
Dia mengharapkan ke depan dapat makin mengembangkan potensi sumber energi terbarukan yang ada di Lampung melalui geothermal, energi surya, energi angin, dan mikrohidro yang bisa memenuhi kebutuhan energi terbarukan di Provinsi Lampung.
"Kami ingin ke depan tidak hanya menghasilkan 1.300 megawatt tapi bisa sampai 2.000 megawatt dari berbagai sumber energi terbarukan yang ada. Tentunya ini akan diselaraskan dengan rencana usaha penyedia tenaga listrik (RUPTL) dan dukungan dari regulasi RUED (Rencana Umum Energi Daerah) dan RUEN (Rencana Umum Energi Nasional)," tambahnya.
Diketahui potensi energi terbarukan berasal dari tenaga surya, dengan potensi terbesar ada di Kabupaten Lampung Barat, Waykanan, Tanggamus, Lampung Utara, Lampung Tengah, dan Pesawaran dengan potensi mencapai 135 watt per meter persegi atau 112.000 gWp.
Selain itu ada pula peluang pengembangan PLTS terapung di atas bendungan besar seperti Bendungan Way Sekampung, Bendungan Margatiga, Bendungan Batutegi yang memanfaatkan permukaan air bendungan sekaligus mengurangi penguapan air.
Potensi PLTS pada bendungan di Provinsi Lampung meliputi Bendungan Batutegi dengan luas 2.100 hektare memiliki kapasitas listrik 420 megawatt, Bendungan Way Jepara luas 310 hektare kapasitas 62 megawatt, Bendungan Way Rarem dengan luas 419 hektare memiliki kapasitas 83,7 megawatt.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!