Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ucapan Gus Dur Ini Sempat Tak Dipercayai Tapi Aneh bin Ajaib Kemudian Terbukti

📅 Minggu, 10 Jan 2021, 10:22 WIB | Oleh:
Ucapan Gus Dur Ini Sempat Tak Dipercayai Tapi Aneh bin Ajaib Kemudian Terbukti Doc: Istimewa.

JAKARTA- Banyak yang mempercayai almarhum KH Abdurrahman Wahid atau biasa dipanggil Gus Dur adalah orang sakti. Cucu pendiri Nahdlatul Ulama yang juga mantan Presiden RI itu dianggap punya karomah.

Salah satu sebab, kenapa Gus Dur dipercaya punya 'kesaktian' adalah prediksinya yang kelak terbukti. Misalnya Gus Dur pernah mengatakan ajudannya, Sutarman, kelak akan jadi Kapolri. Dan, terbukti di kemudian hari Sutarman jadi Kapolri.

Gus Dur juga jauh sebelum jadi presiden, dalam beberapa kali mengatakan, bahwa suatu hari nanti, dia bakal jadi presiden. Kelak, itu terbukti. Gus Dur benar-benar jadi presiden menggantikan Habibie.

Nah, soal saktinya prediksi Gus Dur, mantan Ketua Umum Muhammadiyah, Syafii Maarif atau biasa disapa Buya Syafii, punya kesaksian langsung tentang itu. Dalam buku otobiografinya Titik-titik Kisar di Perjalananku, Buya Syafii bercerita, sekitar bulan Juni 1998, saat Habibie masih jadi Presiden, ia kedatangan tamu istimewa. Tamu istimewa itu tak lain adalah Gus Dur.

Gus Dur datang bertamu ke kantor PP Muhammadiyah di Jakarta. Ikut menemani menemui Gus Dur, kata Buya, H Azidin, Ketua Umum Alwasliyah. Dalam pertemuan itu, ia banyak ngobrol ngalor ngidul dengan Gus Dur. Sampai kemudian Gus Dur berkata, bahwa sebentar lagi dirinya bakal jadi Presiden. Bahkan Gus Dur mengatakan, telah menyiapkan kabinet bayangan.

"Sekitar bulan Juni 1998, sewaktu menemuiku di kantor PP Muhammadiyah Jakarta, Wahid sudah yakin bahwa dia akan jadi presiden. Bahkan. Kabinet bayangan sudah dibentuknya. Katanya akan ada dua wakil Muhammadiyah dalam kabinet yang dirancang Gus Dur," tutur Buya, mengisahkan kembali perbincangannya dengan Gus Dur di kantor PP Muhammadiyah.

Waktu itu menurut Buya, ia sampai geli mendengar keyakinan Gus Dur. Ia dan Azidin, menganggap Gus Dur sedang bercanda. Karena itu, saat Gus Dur mengatakan itu, dia dan Azidin hanya tertawa saja.

"Saya dan Azidin hanya tertawa geli. Aneh bin ajaib itu terjadi," ujar Buya.Ags/N-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Kebakaran Rumah di Kebayora...
Daerah
Tarif Retribusi Turun! Peda...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.