Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Publik Puas atas Kinerja KPK dan Presiden

📅 Jumat, 30 Agu 2019, 06:00 WIB | Oleh:
Publik Puas atas Kinerja KPK dan Presiden Doc: istimewa

JAKARTA - Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada periode pertama kepemimpinannya berhubungan sangat signifikan. Hal itu berarti publik yang puas dengan Jokowi biasanya akan puas dengan kinerja KPK.

"Kinerja pemberantasan korupsi mengindikasikan perbaikan menurut warga. Hal ini tampak dari kecenderungan menurunnya persepsi warga terhadap tingkat korupsi, serta cukup tingginya penilaian warga akan keseriusan pemerintah melawan korupsi," kata Peneliti Senior LSI, Burhanuddin Muhtadi pada rilis temuan survei dengan topik Efek Kinerja Pemberantasan Korupsi terhadap Dukungan pada Jokowi, di Jakarta, Kamis (29/8).

Untuk itu, tambah Burhanuddin, kalau Presiden Jokowi salah dalam memilih pimpinan KPK untuk masa jabatan ke depan, bukan tidak mungkin akan menjadi amunisi yang dapat menggerogoti citra presiden. Diketahui, temuan survei nasional ini, dilakukan selama tiga tahun berturut-turut yakni tahun 2016, 2017, dan 2018.

Secara rinci, tambah Burhanuddin, LSI menemukan persepsi publik tentang pemberantasan korupsi pada periode pertama kepemimpinan Jokowi. Jika dilihat dari kinerja pemberantasan korupsi, sudah dinilai cukup banyak bekerja.

"Mayoritas warga menilai pemerintah sekarang sudah cukup banyak bekerja sekitar 50,8 persen dan sangat banyak bekerja dengan baik dalam memberantas korupsi dan suap sebanyak 10,3 persen. Namun, masih ada 28 persen yang menilai pemerintah belum banyak bekerja untuk memberantas korupsi," kata Burhanuddin.

Pegang Posisi Kunci

Selain itu, tambah Burhanuddin, LSI menyimpulkan Presiden Jokowi dianggap memegang posisi kunci dalam pemberantasan korupsi. Apalagi, kepuasan dan evaluasi terhadap KPK maupun pemberantasan korupsi secara umum turut menentukan dukungan dan kepuasaan terhadap kinerja Presiden.

"Jika Presiden Jokowi mengelak untuk mengambil kendali pemberantasan korupsi maka dukungan warga secara umum, serta para penduduknya, menjadi taruhannya," jelasnya.

Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Adnan Topan Husodo mengatakan Presiden harus bertanggung jawab secara penuh dalam upaya pemberantas korupsi. Pemerintah harus bisa memastikan calon-calon pimpinan KPK pada masa jabatan 2019-2023, dipimpin oleh orang-orang yang memiliki integritas dan kredibilitas yang memadai.

Menurut Adnan, jika itu semua tidak dilakukan maka KPK yang awalnya sebagai alat pemuas terhadap kinerja Presiden, bisa jadi KPK justru menjadi bumerang buat presiden. Dalam situasi di mana dalam seleksi ini memilih orang yang keliru dan akhirnya bisa dikendalikan oleh afiliasi politik tertentu maka itu bisa menjadi bumerang bagi Presiden. Bagaimanapun KPK harus ada di atas semua kepentingan golongan dan politik.

ola/N-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...

BMKG: Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Lombok Barat

51 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
BMKG: Gempa Magnitudo 5,2 G...

Dibayangi Gejolak Minyak - 07 Oktober 2026

58 menit yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Dibayangi Gejolak Minyak - ...

Yusuf Susilo Hartono Pamerkan Tubuh Urban

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Yusuf Susilo Hartono Pamerk...
Advertisement
Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.