Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
-

Bangga Merawat Cagar Budaya

📅 Sabtu, 03 Agu 2019, 01:00 WIB | Oleh:

"Ini global semakin hari semakin moderen, anak muda makin meninggalkan masa lalunya makin amnesia dengan sejarah budayanya," ujar dia.

Laki-laki yang juga sebagai salah satu staf museum yang terdapat di Jakarta mencermati, anak muda makin minim datang ke museum. Kalaupun bertandang, mereka lebih banyak selfie-selfie ketimbang membaca keterangan yang terdapat pada setiap benda yang dipajang. "Terus melakukan aksi vandalism seperti memegang benda, sehingga benda (yang dipajang) rusak," ujar dia.

Image may contain: 2 people, people sitting

Pendapat sedikit berbeda diungkapkan Diazeva Fathia, Staf Desain Komunikasi Visual di KPBHI. Ia tidak menampik bahwa anak muda lebih senang segala yang bersifat moderen. Untuk mengajaknya, mereka perlu diiming-imingi piranti-piranti yang akrab dengan kehidupannya. "Emang harus disesuaikan dengan jaman," ujar dia.

Media sosial menjadi pendorong paling ampuh supaya anak muda mau berkunjung ke museum. Pada awalnya, mereka senang dapat selfie-selfie di museum untuk menunjukkan ekspresi diri maupun kebanggaan. Setelahnya, secara perlahan mereka akan mulai mencermati benda-benda yang terdapat di museum.

Terlebih perempuan yang biasa disapa Diaz ini mengatakan pengunjung museum tidak hanya mencermati koleksinya saja. Museum tak ubahnya ruang publik karena museum memiliki fungsi sebagai edukasi, entertainment maupun riset.

Dengan ijin pengurus, museum dapat menjadi ruang publik sebagai tempat aktifitas masyarakat, mulai kegiatan komunitas sampai arisan (tergantung museumnya)

Jemput bola merupakan tantangan museum di Tanah Air. Dengan minimnya dana bahakn sumber daya manusia, jemput bola merupakan salah satu cara ampuh untuk menarik minat masyarakat mengunjungi museum. Salah satunya dengan kegiatankegiatan yang dilakukan di museum. din/E-6

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Dinkes: Penderita TBC di Ta...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Desa Jatiluwih Bali Garap Aktivitas Wisata Treking dan Tanam Padi untuk Dorong Ekonomi Warga

Desa Jatiluwih Bali Garap Aktivitas Wisata Treking dan Tanam Padi untuk Dorong Ekonomi Warga

28 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.