Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads
-

Produk Penghantar Listrik dari Plastik Hitam

📅 Kamis, 18 Jul 2019, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Dr Orbaek White mengatakan penelitian ini penting. Karbon nanotube dapat digunakan untuk memecahkan masalah kabel listrik yang terlalu panas dan gagal, yang bertanggung jawab atas sekitar 8% listrik yang hilang dalam transmisi dan distribusi secara global.

"Ini mungkin tidak tampak banyak, tetapi rendah karena kabel listrik pendek, yang berarti bahwa pembangkit listrik harus dekat dengan lokasi di mana listrik digunakan, jika tidak energi akan hilang dalam transmisi," katanya.

White menambahkan, banyak kabel jarak jauh, yang terbuat dari logam, tidak dapat beroperasi pada kapasitas penuh karena mereka akan terlalu panas dan meleleh. Ini menghadirkan masalah nyata bagi masa depan energi terbarukan menggunakan angin atau matahari. nik/berbagai sumber/E-6

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

19 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.