Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads
-

Produk Penghantar Listrik dari Plastik Hitam

3 Kamis, 18 Jul 2019, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Produk Penghantar Listrik dari Plastik Hitam Produk Penghantar Listrik dari Plastik Hitam Doc: istimewa

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal for Carbon Research, berfokus pada daur ulang kimia yang menggunakan unsur-unsur penyusun plastik untuk membuat bahan baru.

Sebuah studi baru melakukan penelitian terhadap plastik yang dapat didaur ulang dan dapat membantu mengurangi limbah plastik. Limbah plastik ini diolah menjadi produk untuk basis energi.

Hasilnya penelitian dari Swansea University berhasil menemukan bagaimana plastik yang biasa ditemukan dalam kemasan makanan dapat didaur ulang untuk membuat bahan baru seperti kabel untuk listrik. Plastik ini juga dapat membantu mengurangi jumlah sampah plastik di masa depan.

Sementara sebagian kecil dari ratusan jenis plastik dapat didaur ulang dengan teknologi konvensional. Para peneliti menemukan bahwa ada hal-hal lain yang dapat dilakukan untuk menggunakan kembali plastik setelah menyelesaikan "tugas" aslinya.

Penelitian, yang diterbitkan dalam Journal for Carbon Research, berfokus pada daur ulang kimia yang menggunakan unsur-unsur penyusun plastik untuk membuat bahan baru. Semua plastik terbuat dari karbon, hidrogen, dan kadang-kadang oksigen, jumlah dan pengaturan dari ketiga elemen ini membuat setiap plastik unik.

Karena plastik sangat murni dan bahan kimia yang sangat halus, plastik-plastik dapat dipecah menjadi unsur-unsur. Kemudian diikat dalam pengaturan yang berbeda untuk membuat bahan bernilai tinggi seperti nanotube karbon.

Dr Alvin Orbaek White, di Energy Safety Research Institute (ESRI) di Swansea University mengatakan carbon nanotube adalah molekul kecil dengan sifat fisik yang luar biasa. Struktur carbon nanotube terlihat seperti sepotong kawat yang dibungkus menjadi silinder dan ketika karbon disusun seperti ini, ia dapat menghantarkan panas dan listrik.

"Kedua bentuk energi yang berbeda ini masing-masing sangat penting untuk dikontrol dan digunakan dalam jumlah yang tepat, tergantung kebutuhan," kata White.

"Nanotube dapat digunakan untuk membuat berbagai hal, seperti film konduktif untuk layar sentuh, kain elektronik fleksibel yang menghasilkan energi, antena untuk jaringan 5G sementara NASA telah menggunakannya untuk mencegah kejutan listrik pada pesawat ruang angkasa," White menambahkan.

Selama penelitian, tim peneliti menguji plastik, khususnya plastik hitam. Produk ini umumnya digunakan sebagai kemasan untuk makanan siap saji dan buah-buahan dan sayuran di supermarket, tetapi tidak dapat dengan mudah didaur ulang.

Mereka menghilangkan karbon dan kemudian membangun molekul nanotube dari bawah ke atas menggunakan atom karbon dan menggunakan nanotube untuk mentransmisikan listrik ke bola lampu dalam model demonstrator kecil.

Lalu tim peneliti berencana untuk membuat kabel listrik karbon dengan kemurnian tinggi menggunakan bahan plastik limbah. Ini untuk meningkatkan kinerja listrik bahan nanotube dan meningkatkan output, sehingga mereka siap untuk penyebaran skala besar dalam tiga tahun ke depan.

Dr Orbaek White mengatakan penelitian ini penting. Karbon nanotube dapat digunakan untuk memecahkan masalah kabel listrik yang terlalu panas dan gagal, yang bertanggung jawab atas sekitar 8% listrik yang hilang dalam transmisi dan distribusi secara global.

"Ini mungkin tidak tampak banyak, tetapi rendah karena kabel listrik pendek, yang berarti bahwa pembangkit listrik harus dekat dengan lokasi di mana listrik digunakan, jika tidak energi akan hilang dalam transmisi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Polri Mutasi 264 Perwira Ti...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.