Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
-

Sukabumi dan Bogor Rawan Gempa

📅 Selasa, 28 Agu 2018, 01:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sukabumi dan Bogor Rawan Gempa Doc: Istimewa

Peringatan BMKG menjadi dasar bagi warga Bogor dan Sukabumi untuk tetap waspada dan siaga hadapi bencana.

BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan wilayah Sukabumi dan Bogor merupakan daerah rawan terjadi bencana gempa bahkan belum lama ini gempa terjadi di daerah tersebut.

"Wilayah Indonesia memang rentan terhadap bencana alam, termasuk di Kabupaten Sukabumi maupun Bogor," kata kata Kepala Stasiun Klimatologi Bogor, Budi Suhardi di Sukabumi, Senin (27/8).

Menurutnya, dari berbagai bencana alam yang terjadi khususnya di wilayah Kabupaten Sukabumi, ia menyoroti terhadap potensi gempa bumi karena tidak hanya di Lombok, Nusa Tengggara Barat (NTB) saja yang masyarakatnya sering merasakan gempa, tetapi di Kabupaten Sukabumi juga sering merasakan gempa bumi.

Lanjut dia, tingginya potensi gempa bumi di Jabar karena di wilayah ini terdapat tiga sesar, yaitu Sesar Lembang, Cimandiri, Baribis dan Garsela.

Gempa bumi berkuatan cukup besar pun terjadi terjadi 23 Januari 2018 yang berpusat di Samudera Hindia atau Selatan Jabar dengan kekuatan 6,1 Skala Richter dan gempa pun terjadi pada 23 Juni 2018 di Barat Daya Kabupaten Bogor dengan kekuatan 3,6 SR.

Maka dari itu masyarakat harus siaga dan waspada, namun tidak panik jika terjadi gempa. Sebab, jatuhnya korban jiwa biasanya saat warga panik sehingga lupa harus menyelamatkan diri maupun orang terdekatnya.

"Yang terpenting dilakukan adalah membuat jalur evakuasi gempa dan titik kumpul apabila terjadi bencana sebagai bentuk mengurangi risiko bencana," tambahnya.

Budi mengatakan walau pengetahuan terus berkembang, sampai sekarang para ilmuwan belum bisa memprediksi secara tepat waktu dan lokasi terjadinya gempa bumi. Masyarakat pun diimbau agar tidak percaya informasi hoax terkait bencana.

Dalam hal terjadinya gempa, BMKG punya kapasitas untuk menyampaikan informasi secara cepat dalam waktu lima menit. Informasi berdasarkan pengolahan data yang akurat.

Relawan Bencana

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat membentuk Relawan Bencana Kabandungan untuk meminimalisasi dampak bencana.

"Kecamatan Kabandungan merupakan salah satu daerah rawan bencana, masyarakat harus tahu cara meminimalisasi dampak bencana. Ada tiga tahapan yang dilakukan untuk meminimalisasi dampak bencana, yaitu prabencana, saat bencana, dan pascabencana," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sukabumi Dudung Abdullah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Pemerintah Kota Bogor: Perl...

Jaringan Sabu Karawang-Bekasi Dibongkar Polres Karawang

56 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Jaringan Sabu Karawang-Beka...
Ekonomi
Harga Telur Ayam Rp30.100/K...
Olahraga
Piala Dunia: Brasil Ditahan...
Olahraga
Turnamen Bulu Tangkis Khusu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Puluhan Ribu Orang Ikuti Lomba Lari Jakarta Internasional Maraton

Puluhan Ribu Orang Ikuti Lomba Lari Jakarta Internasional Maraton

14 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.