Sukabumi dan Bogor Rawan Gempa
📅 Selasa, 28 Agu 2018, 01:01 WIB | Oleh: Tim PenulisDia mengatakan masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah harus bersama-sama mengurangi risiko bencana.
Pengurangan risiko bencana juga harus melibatkan dunia pendidikan lewat sosialisasi dan pelatihan dalam rangka pengembangan kapasitas masyarakat ketika menghadapi bencana.
Dalam menghadapi bencana, kata dia, masyarakat harus mengenal bencana, lingkungan tempa tinggal mereka, dan membuat mitigasi bencana.
Setelah itu, katanya, mereka harus mempu mengambil solusi atas potensi bencana yang terjadi dan membuat sistem peringatan dini yang disepakati bersama.
Ketua RBK Cecep Sumihardi menambahkan terbentuknya relawan itu atas keinginan warga dan didukung Star Energy Geothermal Salak (SEGS). "RBK sangat penting sebagai antisipasi jika terjadi bencana dan haus siaga. Apalagi Kecamatan Kabandungan berada di kaki Gunung Halimun dan Salak yang masih aktif," katanya.
Ant/P-5
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!