Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fenomena Partai Benalu

📅 Kamis, 19 Jul 2018, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Karena risikonya besar dan cenderung negatif, fenomena partai benalu layak dipertimbangkan untuk ditolak. Konkretnya, sebagai pemilik kedaulatan politik, rakyat harus cerdas dalam menentukan dukungan. Jika dukungan rakyat diberikan kepada partai benalu atau koalisi bentukannya, sama saja memberi lampu hijau pada rezim korup.

Disebut rezim korup, jika kekuasaan diraih dan dipertahankan dengan politik uang sehingga selalu direpotkan urusan balik modal dengan menyelewengkan kekuasaan. Karena itu, rezim korup tidak akan berhasil mewujudkan kesejahteraan bangsa. Bahkan, rezim korup cenderung menambah utang.

Sekarang, bangsa bisa menilai sendiri, apakah era Jokow-JK identik rezim korup? Selebihnya, rakyat harus lebih cerdas berpolitik. Caranya, jangan membiarkan partai benalu makin masif di negeri ini. Tak ada keuntungan bagi pembangunan demokrasi.


Penulis Dekan Universitas Sains Alquran, Wonosobo, Jawa Tengah

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.