Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads
-

Meluruskan Kesalahkaprahan Berbahasa Indonesia

📅 Jumat, 13 Jul 2018, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Dalam konteks kritik poskolonial, sikap minder dalam berbahasa merupakan jejak kolonialisme. Penjajahan dalam arti fisik memang telah berakhir, tapi kolonialisme psikis dalam bahasa, sastra, dan kebudayaan masih berlangsung. Contohnya, kekaguman dan kecemburuan yang serba-asing. Ini termasuk dalam berbahasa. Praktiknya, sebagian bangsa kerap menggunakan kata dalam bahasa Inggris, meski kata tersebut memiliki padanan dalam bahasa Indonesia. Masyarakat serta-merta kita merelasikan antara nginggris dan pikiran modern.

Ivan Lanin memang mengaku bukanlah munsyi bahasa Indonesia. Namun, melalui buku ini, dia berhasil membuat pembaca bermenung. Ternyata, acap kali rakyat abai berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Di sisi lain, penerbitan buku ini membuktikan siapa pun dan dengan latar belakang apa pun dapat mempelajari bahasa Indonesia.


Diresensi Febrie G Setiaputra, Fakultas Sastra, Universitas Jember

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.