Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

21 Lulusan SMK Dilepas Pemprov Bengkulu untuk Bekerja di Jepang

📅 Senin, 06 Jul 2026, 11:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
21 Lulusan SMK Dilepas Pemprov Bengkulu untuk Bekerja di Jepang Doc: ANTARA
Ket. Pemprov Bengkulu melepas 21 orang lulusan SMK di Bengkulu untuk bekerja di Jepang sebagai bagian dukungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI), di Bengkulu, Senin, (06/07/2026)

BENGKULU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melepas 21 lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk bekerja di Jepang setelah menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan pada program penyiapan tenaga kerja luar negeri.

"Jagalah nama baik bangsa, junjung tinggi nilai-nilai budaya Indonesia, patuhi peraturan yang berlaku di Jepang, serta bekerjalah dengan penuh kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan semangat pantang menyerah," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Bengkulu, Senin (06/7).

Herwan mengatakan para lulusan tersebut diharapkan mampu menunjukkan kompetensi dan etos kerja yang baik, sehingga dapat menjadi contoh bagi generasi muda Bengkulu yang ingin mengembangkan karier di tingkat internasional.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Bengkulu Zulhendri mengatakan sebanyak 21 peserta yang diberangkatkan merupakan bagian dari 86 lulusan SMK yang direkrut pada angkatan pertama program tersebut.

Menurut dia, peserta yang diberangkatkan berasal dari SMKN 1 Rejang Lebong sebanyak tujuh orang, SMKN 4 Rejang Lebong enam orang, SMKN 5 Bengkulu Utara lima orang, SMKN 5 Kota Bengkulu dua orang, dan SMKN 3 Bengkulu Selatan satu orang.

Menurut Zulhendri, para peserta dijadwalkan berangkat ke Jepang pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026 dengan masa kontrak kerja selama lima tahun yang dapat diperpanjang sesuai ketentuan perusahaan.

Sementara itu sebanyak 65 peserta lainnya masih mengikuti proses pembinaan dan pelatihan serta ditargetkan menyusul diberangkatkan ke Jepang pada November 2026 setelah memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.

Program tersebut merupakan kerja sama Pemprov Bengkulu dengan Kelas Industri Jepang Daikokuten School dan Gaia International Japan untuk mempersiapkan lulusan SMK yang memiliki kemampuan Bahasa Jepang, keterampilan teknis, disiplin, dan budaya kerja sesuai standar industri di negara tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.