Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Heru Diminta Bawa Tradisi Baik di KPK ke BNN

📅 Jumat, 02 Mar 2018, 00:01 WIB | Oleh:
Heru Diminta Bawa Tradisi Baik di KPK ke BNN Doc: Koran Jakarta /Wahyu AP
Ket. UCAPKAN SELAMAT | Presiden Joko Widodo (kanan) memberikan ucapan kepada Irjen Pol Heru Winarko usai di lantik menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) di Istana Negara Jakarta, Kamis (1/3).

JAKARTA- Presiden Joko Widodo atau Jokowi melantik Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Inspektur Jenderal Heru Winarko, sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) menggantikan Komisaris Jenderal Budi Waseso yang memasuki masa pensiun.

Jokowi berharap Heru bisa membawa tradisi baik KPK ke BNN. Jokowi meminta Heru menerapkan good governance dan tata kelola organisasi yang baik di BNN seperti di KPK.

"Kami ingin agar BNN nantinya memiliki standar-standar yang baik seperti yang Pak Heru terapkan di KPK," kata Presiden Joko Widodo seusai melantik Inspektur Jenderal Heru Winarko menjadi kepala BNN, di Istana Negara, Jakarta (1/3).

Heru Winarko merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1985, yang banyak berkecimpung di bidang reserse. Heru menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK mulai Kamis, 15 Oktober 2015. Sebelum menjabat Deputi Penindakan, Heru menjadi anggota staf ahli di Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, yang dipimpin Luhut Binsar Pandjaitan saat itu.

Selain itu, kata Jokowi, yang paling penting adalah membawa pula integritas dalam pemberantasan narkoba. "Karena di peredaran narkoba duitnya gede sekali, omzetnya gede sekali, gampang menggoda orang untuk berbuat tidak baik," kata dia.

Jokowi menyebut, tantangan BNN ke depan masih sama, bahkan bertambah, yakni soal bagaimana mencegah barang haram itu masuk ke Indonesia sekaligus menurunkan jumlah penyalahgunaan narkoba.

"Tantangannya, yang jelas agar semakin sedikit narkoba yang masuk. Kemudian juga menurunkan sebanyak-banyaknya pengguna. Dari sisi rehabilitasi baik, dari sisi pencegahan agar barang yang masuk juga baik," ujar Jokowi.

Bawa Perubahan

Harapan yang sama juga diungkapkan Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan. Basaria juga berharap Heru dapat membawa budaya kerja KPK ke BNN.

"Kami harapkan, saat beliau berada di BNN akan membawa perubahan-perubahan. Paling tidak, cara dan etika yang berlaku di KPK bisa diberlakukan di sana," ujar Basaria di Kompleks Istana Presiden.

"Banyak sekali (cara kerja dan etika) yang bisa dibawa. Salah satunya prinsip berani, jujur, hebat. Kalau salah, tetap salah. Kalau benar, ya benar. Kemudian transparansi. Ada juga religius," kata dia.

Basaria melihat Heru memiliki kepemimpinan yang andal, namun tenang. Komunikasinya dengan bawahan juga bagus. Basaria juga melihat Heru sangat mampu bekerja dalam tim.

Tidak Jauh Berbeda

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival

Penyerang Kosta Rika Jadi Pemain Terakhir PSIM

9 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Penyerang Kosta Rika Jadi P...

PSIM Sengaja Uji Coba dengan Lawan Level Bawah

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSIM Sengaja Uji Coba denga...
Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.