Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peru Lengkapi Kontestan Piala Dunia 2018

📅 Jumat, 17 Nov 2017, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peru Lengkapi Kontestan Piala Dunia 2018

Peru mengalahkan Selandia Baru untuk mengakhiri penantian 36 tahun melaju ke putaran final Piala Dunia.

LIMA - Peru menjadi tim terakhir yang memastikan tempat di putaran final Piala Dunia tahun depan setelah menang 2-0 atas Selandia Baru, Kamis (16/11) WIB. Pada pertandingan leg kedua playoff antar konfederasi itu Peru memastikan langkah setelah mencetak gol pada tiap babak melalui Jefferson Farfan dan Christian Ramos.

Kedua tim bermain imbang 0-0 pada leg pertama di Wellington akhir pekan lalu. Peru membuka keunggulan pada menit ke-27 saat tembakan keras Farfan di area penalti menuntaskan serangan balik.

Selandia Baru menurunkan Chris Wood usai turun minum untuk mencari gol tandang penting. Serangkaian umpan panjang striker Burnley itu berhasil membuat Peru bermain bertahan pada tahap awal babak kedua. Namun, Selandia Baru gagal menjaringkan bola hingga Ramos menggandakan keunggulan Peru di menit ke-64.

Peru yang yang terakhir tampil di putaran final Piala Dunia 1982, berada di peringkat 10 FIFA. Mereka akan berada di grup unggulan kedua saat undian berlangsung di Moskow pada 1 Desember. Untuk merayakan sukses mereka melangkah ke Russia tahun depan, pemerintah Peru menjanjikan libur nasional selama sehari.

"Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan dan sekarang saatnya untuk merayakannya," ujar pemain sayap Peru Christian Cueva usai pertandingan. "Sekarang kami harus terus bekerja keras dan bersiap menghadapi putaran final," sambungnya.

Hasil itu memperpanjang rekor tak terkalahkan Peru menjadi 10 pertandingan, beruntun terpanjang yang mereka raih dalam 75 tahun terakhir. "Misi tercapai, terima kasih," ujar Ricardo Gareca, pelatih Peru asal Argentina usai laga. "Kami telah meraih sesuatu yang sangat penting bagi negara ini. Saya sangat emosional," sambungnya.

Masih Bimbang

Sementara itu, setelah membawa Australia melaju ke Russia 2018, pelatih Ange Postecoglou memuji tim asuhannya. Dia menyebut hasil itu sebagai prestasi fantastis, namun tetap tidak mengkonfirmasi apakah dia akan memimpin tim ke Russia.

Pelatih berusia 52 tahun itu telah melewatkan banyak kesempatan selama sebulan terakhir untuk membantah laporan media bahwa dia berencana untuk melepaskan pekerjaannya terlepas dari hasil laga play off kontra Honduras.

Hattrick dari kapten Mile Jedinak memastikan langkah Australia dengan kemenangan 3-1 di Sydney pada Rabu. Meski demikian Postecoglou memberi isyarat bahwa kondisi keluarganya membuatnya tidak berminat untuk mengklarifikasi posisinya.

"Saat ini adalah tentang menikmati hasil yang kami raih," ujarnya. "Saya berhutang pada diri saya sendiri, dan kepada keluarga saya, teman-teman saya. Saya jarang memiliki waktu bersama mereka. Itu tidak adil untuk mereka," sambungnya.

"Malam ini hanya tentang menikmat hasil yang kami raih. Apa yang terjadi setelah ini adalah urusan besok. Tentunya sangat penting semua rencana berjalan dengan baik. Hasil undian akan diketahui segera dan tidak akan memakan waktu lama, tapi saya memastikan bahwa saya menikmati hasil ini terlebih dahulu," tandasnya.

Postecoglou mengambil alih tim nasional Australia kurang dari setahun sebelum Piala Dunia 2014. Dia membawa Australia melaju ke Brasil dan merebut kemenangan pada Piala Asia di kandang sendiri pada awal tahun 2015.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Limbah Galon Dimanfaatkan u...

Siswa di Kendari Jalani Pembelajaran Jarak Jauh

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Siswa di Kendari Jalani Pem...
Nasional
Pemerintah Masifkan Penanga...
Luar Negeri
Trump Tuding Zelenskyy Tak ...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.