Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
-

KUKM Dukung Industri Otomotif

📅 Kamis, 03 Agu 2017, 05:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
KUKM Dukung Industri Otomotif Doc: ISTIMEWA

BEKA SI - Mayoritas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM ) yang bergerak industri komponen otomotif masih menghadapi permasalahan seperti permodalan, kapasitas sumber daya manusia (SDM), iklim usaha, akses pemasaran. Padahal, selama ini, potensi koperasi dan UKM tersebut besar dan tersebar di banyak tempat. Di sisi lain bisnis otomotif dan industri pendukungnya seperti komponen otomotif saat ini mengalami peningkatan cukup baik, dan prospek bisnis otomotif di masa mendatang juga masih sangat bagus.

"Karena itu Koperasi dan UKM bidang komponen otomotif, kita genjot kapasitasnya bahkan kita siapkan untuk mendukung kemandirian industri otomotif nasional yang berdaya saing," kata Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran- Kemenkop dan UKM, I Wayan Dipta usai membuka Temu Bisnis Perluasan Kerja Sama Koperasi dan UKM dibidang Industri Komponen Otomotif di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (2/8).

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, menurut Wayan, dibutuhkan strategi dan upaya terencana, terpadu lintas sektor, bertahap dan berkesinambungan dalam rangka peningkatan kapasitas dan wawasan Koperasi dan UKM bidang industri komponen otomotif. Wayan mengatakan, selain di Kabupaten Bekasi dan Karawang (Jabar), sentra Koperasi dan UKM di bidang komponen otomotif juga terdapat di sejumlah daerah.

Seperti, Kabupaten Klaten dan Kab Tegal (Jawa Tengah), Kab Sukabumi (Jabar), Yogyakarta dan Sidoarjo (Jatim). Sedang koperasi dan UKM di bidang komponen otomotif ini antara lain, Ikapeksi (Ikatan Pengusaha Kenshusei Indonesia), Kopik Pulogadung, Apek ( Asosiasi Pengusaha Enginering Karawang), Asosiasi UKM Pendukung Industri, dan Koperasi Industri Komponen Otomotif (KIKO) Jakarta.

Belum Terintegrasi

Dalam kesempatan sama, President Institut Otomotif Indonesia (IOI), I Made Dana Tangkas menilai, perkembangan industri komponen di Indonesia tidak lepas dari pertumbuhan permintaan yang masih cukup tinggi.

Ini seiring populasi kendaraan di dalam negeri yang cukup banyak. Made mengakui, 95 persen pasar industri otomotif dan turunannya masih didominasi Jepang, sisanya oleh Eropa, Korea dan AS.

sdk/E-10

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Polisi Vietnam Sita 500 Kuc...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.