Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Promosikan Kuliner lewat 'Kenduri'

📅 Senin, 31 Jul 2017, 07:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Promosikan Kuliner lewat 'Kenduri' Doc: istimewa
Ket. Globalisasi Kuliner - Jurnal gastronomi, Kenduri, diluncurkan di Jakarta, akhir pekan lalu. Jurnal Kenduri diharapkan mampu mendukung globalisasi kuliner Indonesia sehingga keanekaragaman kuliner Indonesia dapat dikenal dunia.

JAKARTA - Jurnal Kenduri mempromosikan kuliner Indonesia dan mengangkat berbagai isu dari topik arus utama yang hangat hingga diskusi kompleks berbasis ilmiah terkait dengan isu kuliner. Semua dibahas hingga ke dasar pertanyaan besar yang turut diiringi wawancara dengan para pakar di sektor terkait.

"Kenduri tidak lagi menjadikan makanan sebagai objek atau estetika semata, namun menempatkan makanan sebagai konteks sosial budaya," ungkap Editor in Chief Kenduri, Gupta Sitorus, pada acara peluncuran jurnal gastronomi, Kenduri, di Restoran Nusa Indonesian Gastronomy, Kemang, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu.

Peluncuran Kenduri ini dihadiri berbagai kalangan dari pejabat pemerintahan, media, pelaku sektor kuliner, dan lembaga swadaya masyarakat. Kenduri, jurnal gastronomi pertama di Indonesia yang diterbitkan setiap tiga bulan sekali ini diluncurkan oleh Akademi Gastronomi Indonesia (AGI). Menurut Gupita, berbeda dari majalah atau publikasi tentang kuliner pada umumnya, Kenduri mencoba menggali kaitan antara makanan dan isu-isu sosial dan budaya.

Ketua Akademi Gastronomi Indonesia, Vita Datau selaku publisher Kenduri, menambahkan Kenduri diharapkan mampu mendukung globalisasi kuliner Indonesia sehingga keanekaragaman kuliner Indonesia dapat dikenal dunia. "Gastronomi Indonesia menawarkan pengalaman yang beragam, sebagaimana Indonesia memiliki keanekaragaman budaya yang membentuk karakter cakrawala kuliner Indonesia. Hal ini perlu digali lebih lanjut untuk dapat dipopulerkan ke mancanegara," tambah Vita.

Sejarah Menarik

Vita yang juga Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata ini, menyatakan gastronomi di Indonesia merupakan hal yang penuh dengan antusiasme yang melekat dengan budaya Indonesia.

Terlihat pada ritual dan upacara perayaan tiap daerah yang menawarkan elemen khas serta sejarah yang menarik. Sebagai edisi perdana, Kenduri mengangkat tren wisata berbasis kuliner dan kaitannya dengan pertumbuhan populasi milenial. Topik ini menjadi hal yang strategis untuk dibahas sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia untuk menggenjot pemasukan negara dari sektor pariwisata.

"Tren-tren terbaru di industri ini sudah sepatutnya mendapat fokus lebih agar strategi dan taktik pengembangan sektor dapat lebih terarah dan maksimal," ungkap Gupta. Bekerja sama dengan Studio Geometry, penerbit independen yang berfokus pada budaya kreatif, Kenduri akan didistribusikan ke 40 negara, khususnya ke negara-negara yang memiliki akademi gastronomi. Di Indonesia sendiri, Kenduri dapat ditemui di jaringan toko buku nasional seperti ak.sa.ra, Periplus, dan Books & Beyond. sur/N-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Tangerang Perkuat Transpara...

Pasar Tengah Buruk, Pemprov Tunda IPO

41 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Pasar Tengah Buruk, Pemprov...

Jaga Persatuan dan Kerukunan lewat Keberagaman

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jaga Persatuan dan Kerukuna...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
IMF Khawatirkan Fragmentasi...
Nasional
Perkembangan AI Terlalu Cep...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.