Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

20 PTKIN Raih Akreditas Unggul dari BAN-PT

📅 Jumat, 25 Okt 2024, 19:58 WIB | Oleh:
20 PTKIN Raih Akreditas Unggul dari BAN-PT Doc: istimewa
Ket. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama (Kemenag), Ahmad Zainul Hamdi (kedua kanan).

JAKARTA - Sebanyak 20 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) telah mendapat Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dengan Predikat Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). AIPT merupakan atribut yang merepresentasikan kualitas sebuah perguruan tinggi di Indonesia.

"Prestasi ini adalah buah kerja keras seluruh civitas akademika di 20 kampus tersebut," ujar Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama (Kemenag), Ahmad Zainul Hamdi, dalam keterangannya kepada awak media, Jumat (25/10).

Dia menerangkan, akreditasi tersebut diberikan oleh BAN-PT setelah melalui mekanisme pengusulan dari perguruan tinggi. Kemudian BAN-PT akan melakukan proses Asesmen Kecukupan dan Asesmen Lapangan atas usulan tersebut.

"Kita ketahui di awal 2023 kita baru memiliki 7 PTKIN yang terakreditasi A dan sebagian Unggul. Dengan kerja keras Pimpinan PTKIN bersama seluruh sivitas akademika, dari 7 sekarang menjadi 20 PTKIN yang terakreditasi Unggul," katanya.

Sebagai informasi, 20 PTKIN terakreditasi unggul yaitu UIN Sunan Kalijaga, UIN Maulana Malik Ibrahim, UIN Sunan Ampel, UIN Sunan Gunung Djati, dan UIN Alauddin, UIN Syarif Hidayatullah, UIN Walisongo, UIN Ar-Raniry, UIN Raden Fatah, UIN Raden Mas Said Surakarta.

Kemudian, UIN Abdurrahman Wahid, IAIN Manado, UIN Raden Intan, UIN Mataram, UIN KHAS, UIN SAIZU, UIN Sayyid Ali Rahmatullah, UIN Sjech M. Djamil Djambek, UIN Sultan Syarif Kasim, dan UIN Sumatera Utara.

Hamdi mengungkapkan, capaian ini menjadi modal besar bagi PTKIN untuk menjadi perguruan tinggi rujukan di tingkat internasional. Menurutnya, para guru besar di PTKIN, terutama yang menjadi asesor berperan penting menjaga budaya mutu di kampus masing-masing agar kedepan semakin banyak lagi kontribusi PTKI untuk masyarakat internasional.

"Saya kira hal ini membuktikan bahwa kita semua memiliki resources yang sangat memadai untuk bereputasi di level internasional," katanya.

Sementara itu, Kasubdit Pengembangan Akademik, Kemenag, Imam Bukhori berharap para asesor terlibat aktif dalam memberikan ide atau gagasan terkait pemerataan mutu atau kualitas PTKI, baik negeri maupun swasta. Pihaknya mengharapkan kontribusi para guru besar, terutama kontribusi dalam rangka meningkatkan mutu PTKI secara merata. "Ide dan gagasan dari para guru besar sangat kami harapkan," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

41 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.