18.000 Pelajar Karawang Telah Menikmati Beasiswa
📅 Senin, 11 Agu 2025, 14:49 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
KARAWANG – Pendidikan memang harus menjadi utama. Semua anak berhak menerima pendidikan. Mereka yang tidak mampu berhak menerima bantuan pemerintah atau pemda untuk beasiswa sekolah.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, menyebutkan Program Beasiswa Karawang Cerdas telah menjangkau lebih dari 18.000 penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan selama dua tahun terakhir. Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah (Sekda) Pemkab Karawang Irlan Suarlan, di Karawang, Senin, menyampaikan beasiswa yang bersumber dari APBD Karawang ini menyasar para pelajar dan mahasiswa.
Pada tahun ini, kata dia, anggaran untuk Program Beasiswa Karawang Cerdas mencapai 25 miliar. Anggaran tersebut meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya sebesar 20 miliar. Ia mengatakan peningkatan anggaran dilakukan untuk memperluas jangkauan penerima, terutama pelajar dan mahasiswa dari keluarga prasejahtera.
"Peningkatan anggaran ini akan difokuskan bagi siswa dari keluarga tidak mampu. Kami juga akan menerapkan sistem seleksi baru agar bantuan lebih tepat sasaran," katanya. Menurut dia, selama dua tahun terakhir Program Beasiswa Karawang Cerdas telah menjangkau lebih dari 18.000 penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan.
Pada tahun 2023 jumlah penerima beasiswa tercatat sebanyak 9.275 orang, yang terdiri atas 22 siswa SD, 413 siswa SMP, 6.695 siswa SMA, dan 2.145 mahasiswa S1. Penerima beasiswa tingkat SD, SMP, dan SMA, menerima Rp1 juta per siswa. Sedangkan penerima dari mahasiswa mendapatkan bantuan pendidikan sebesar 6 juta per orang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selanjutnya pada tahun 2024 jumlah penerima beasiswa meningkat menjadi 9.305 orang. Rinciannya sebanyak 16 siswa SD, 452 siswa SMP, 6.698 siswa SMA, dan 2.139 mahasiswa. Dia mengatakan mulai tahun ini Pemkab Karawang mengubah sistem pendaftaran penerima beasiswa.
Jika sebelumnya penerima beasiswa dapat memperpanjang bantuan pada tahun berikutnya, kini seluruh pendaftar harus mengikuti seleksi ulang tanpa pengecualian. “Semua pendaftar harus melalui proses dari awal. Tidak ada perpanjangan otomatis," katanya.
Nilai Investasi
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementar aitu, di tengah ekonomi global yang kurang menguntungkan, namun ternyata Karawang mampu menarik investasi senilai 30 triliun lebih. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Karawang, Jawa Barat menyebutkan, realisasi investasi yang masuk ke wilayah Karawang mencapai sekitar 30,24 triliun sepanjang Januari hingga Juni 2025.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Basuki Rachmat, di Karawang, Senin mengatakan, capaian realisasi investasi itu sesuai dengan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Berdasarkan LPKM, selama Januari hingga Juni 2025, jumlah investasi penanaman modal dalam negeri dan penanaman modal asing yang masuk ke wilayah Karawang mencapai 30 triliun lebih.
Dalam konteks wilayah Jawa Barat, pencapaian investasi tersebut berada di urutan kedua setelah Kabupaten Bekasi yang menembus angka 40,14 triliun. LKPM merupakan laporan berkala yang wajib dibuat oleh pelaku usaha, baik penanaman modal dalam negeri maupun penanaman modal asing, disampaikan secara online melalui sistem OSS (Online Single Submission).
Laporan itu dibuat untuk memantau perkembangan realisasi investasi dan permasalahan yang dihadapi. Basuki menyebutkan, realisasi investasi yang masuk ke Karawang menunjukkan peningkatan jika dilihat realisasi investasi pada periode triwulan pertama atau Januari-Maret 2025, yang baru mencapai 15,35 triliun.
Ia optimistis catatan realisasi investasi di Karawang akan terus bertambah hingga akhir tahun nanti. Sementara itu, meski capaian investasi di Karawang sepanjang Januari hingga Juni 2025 mencapai 30,24 triliun dan berada di urutan kedua setelah Kabupaten Bekasi, namun itu tidak sebanding dengan realisasi penyerapan tenaga kerja.
Serapan tenaga kerja di Karawang dari nilai investasi tersebut hanya mencapai 12.209 orang, atau berada di bawah Kota/Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!