Yenny Wahid Temui Wapres Ma'ruf, Laporkan Prestasi Atlet Panjat Tebing hingga Mediasi PBNU-PKB
📅 Selasa, 20 Agu 2024, 10:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: wapresri.go.id
JAKARTA - Zannuba Ariffah Chafsoh atau dikenal sebagai Yenny Wahid menemui Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin di Kediaman Resmi Wapres, Jakarta, Senin (19/8).
Dikutip dari laman resmi Wapres RI, Putri Presiden Ke-4 RI Adurrahman Wahid (Gus Dur) yang juga Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) tersebut menyampaikan, ia melaporkan capaian atlet panjat tebing Indonesia di Olimpiade Paris. Terutama, Veddriq Leonardo yang berhasil menyumbangkan medali emas.
"Ya, utamanya sih saya karena baru kembali dari Paris, lalu melaporkan hasil-hasil pertandingan di Paris kemarin, Olimpiade Paris, karena sebelumnya saya juga meminta restu dari Beliau agar mendoakan para atlet kita, agar bisa sukses mendulang medali dan alhamdulillah mendapatkan medali emas. Tentunya saya datang ke sini untuk mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan Beliau," ungkapnya.
Yenny, yang juga cicit Pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH. Hasyim Asy'ari, menuturkan, ia dan Wapres juga sempat berdiskusi mengenai isu terkini terkait permasalahan antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
"Berbincang-bincang tentang kondisi terkini juga. Apa namanya, tentu kegelisahan saya juga karena melihat gonjang ganjing yang sedang terjadi di NU sendiri. Saya mengungkapkan apa yang menjadi keprihatinan saya dan intinya bahwa tentu kami berdua sepakat bahwa PBNU dan PKB ini dua-duanya adalah berkah bagi Indonesia, sehingga harus dijaga," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kesempatan tersebut, Yenny juga meminta kesediaan Wapres bersama kiai sepuh lainnya untuk menjadi mediator sebagai upaya menjembatani dialog di dalam internal NU.
"Dialog yang mandiri, [kiranya] bisa dimediasi oleh Kiai Ma'ruf Amin sebagai sesepuh NU, juga sebagai sosok Wapres yang kebetulan diusung dari kalangan Nahdliyin, bisa melakukan dialog mandiri secara internal untuk menutup kemungkinan ada pengaruh-pengaruh luar yang kemudian malah justru bisa panjang dampaknya bagi kemaslahatan NU sendiri," terangnya.
Bagaimanapun, menurut Yenny, PBNU dan PKB adalah dua institusi yang terafiliasi dengan warga Nahdliyin yang sama-sama berdiri untuk mengusung nilai-nilai kemaslahatan di masyarakat, sehingga eksistensinya harus dijaga.
Sebaiknya Anda baca juga:
"PBNU adalah organisasi masyarakat yang harus berjuang untuk kepentingan masyarakat. PKB sendiri juga harus berjuang untuk memastikan bahwa kebijakan publik adalah kebijakan yang dimaksudkan untuk kebaikan di masyarakat. Jadi, dua-duanya adalah berkah untuk Indonesia, harus dijaga," tegasnya.
Oleh sebab itu, Yenny berharap, Wapres bersama para kiai dan ibu nyai sepuh lainnya dapat berperan besar dalam upaya menyelesaikan konflik yang terjadi dengan mempertemukan para elit PBNU dan PKB.
"Saya berharap bahwa Kiai Ma'ruf Amin bisa mengambil peran besar, bisa mengajak para kiai-kiai sepuh, bu nyai-bu nyai sepuh, untuk duduk bersama, mengajak semua pihak, seperti Gus Yahya (Yahya Cholil Staquf), Cak Imin (Muhaimin Iskandar), Pak Saiful (Saifullah Yusuf), semuanya, untuk duduk bersama, lalu dirembuk bersama-sama," tutur Yenny.
"Apa sih yang menjadi kepentingan bersama ini apa? Nah, kedepankan kepentingan bersama, kepentingan warga NU ini harus dikedepankan. Jangan kepentingan-kepentingan individu saja, itu sih," tambahnya.
Yenny pun menegaskan bahwa Wapres merupakan sosok yang memiliki kredibilitas untuk mengundang seluruh pihak terkait secara terhormat, agar duduk bersama menyelesaikan permasalahan yang ada.
"Beliau yang punya kredibilitas untuk bisa mengundang semua pihak yang hadir secara terhormat, untuk berdialog secara terhormat, berdialog secara dingin, berdialog secara jernih dan independen. Mandiri, internal, NU. Tapi mandiri. Nah, dialognya, dialog internal, dialog yang betul-betul murni bagi kepentingan NU," jelasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!