Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pelayanan KB Terintegrasi di Bangka Tengah

📅 Kamis, 24 Jul 2025, 21:55 WIB | Oleh:
Pelayanan KB Terintegrasi di Bangka Tengah Doc: Antara

Koba, Babel - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah bersama BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar intensifikasi dan integrasi pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR), dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2025.

"Fasilitasi dan integrasi pelayanan ini bertujuan meningkatkan akses, kualitas dan partisipasi masyarakat terhadap program KB, khususnya wilayah yang menghadapi berbagai tantangan," kata Sekda Bangka Tengah Ahmad Syarifullah Nizam saat membuka kegiatan yang diikuti 150 peserta di Polsek Koba, Kamis.

Syarifullah berharap kegiatan ini mampu menekan angka kelahiran (total fertility rate) dan mendorong penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP).

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut."Semoga ini menjadi kontribusi nyata dalam mewujudkan keluarga berkualitas di Bangka Tengah,” ujarnya.

Pelaksana Harian Kepala BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Yudi Rafani menyebutkan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencapaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2024.

“Masih ada wilayah dengan tingkat partisipasi KB rendah, terutama di daerah khusus, seperti wilayah transmigrasi. Kegiatan ini diharapkan dapat mempersempit kesenjangan dan mendorong pencapaian target nasional,” kata Yudi.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Bangka Tengah Dede Lina Lindayanti menyampaikan bahwa pelayanan hari ini menjangkau peserta dari tiga kecamatan, yakni 95 orang dari Kecamatan Koba, 30 dari Namang, dan 25 dari Lubuk Besar.

“Jenis layanan yang diberikan meliputi pemasangan IUD dan implan. Selain itu, kami juga menyediakan pemeriksaan IVA untuk deteksi dini kanker serviks,” ujar Dede.

Menurutnya, pelayanan KB penting dalam menjaga kesehatan reproduksi dan mencegah kelahiran anak dengan risiko stunting.

“Program KB bukan hanya tanggung jawab perempuan, tapi juga laki-laki. Dukungan bersama sangat penting demi mewujudkan generasi yang sehat dan bebas stunting,” tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.