Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

WNI Bagikan Kiat Hadapi Musim Panas di Jepang

📅 Selasa, 09 Jul 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
WNI Bagikan Kiat Hadapi Musim Panas di Jepang Doc: ANTARA/ Juwita Trisna Rahayu
Ket. Dua warga Jepang menggunakan payung untuk berlindung dari cuaca di musim panas.

Tokyo - Sejumlah warga negara Indonesia di Jepang membagikan beberapa kiat dalam menghadapi musim panas di negara itu yang tahun initerbilang ekstrem sebab suhu sudah mencapai di atas 35 derajat hampir di seluruh jepang.

Izzah saat dihubungi di Tokyo, Senin, menganjurkan untuk selalu menyiapkan tisu pendingin, membawa payung dan air minum saat keluar rumah.

"Dalam dua tahun terakhir ini saya juga terbiasa membawasunglasses,lumayan untuk mengurangi kontak sinar UV dan agar kepala tidak terlalu pusing," katanya.

Untuk yang berhijab, lanjut dia, bisa membeli pendingin berbentuk cincin yang dipakai di leher atau semprotan dingin.

WNI yang sudah tinggal selama enam tahun di Jepang itu juga berpesan kepada WNI baik yang baru datang atau berwisata saat musim panas untuk tidak meremehkan cuaca di Negeri Sakura itu sebab tingkat kelembapannya tinggi.

"Jangan meremehkan musim panas di Jepang karena di Indonesia sudah terbiasa jadi mungkin enggak terlalu dipikirkan, harus hati-hati juga apalagi kalau yang badannya udahadjust(menyesuaikan) dengan empat musim agak kaget dengan panasnya di Jepang," katanya.

Selain agar terhindar panas, dia juga mengingatkan untuk menjaga kenyamanan bersama di wilayah publik sebab biasanya musim panas rentan bau badan, terutama di dalam kereta.

Vidya Gatari, WNI yang tinggal di Prefektur Chiba juga memiliki persiapan yang unik, di antaranya melakukan perawatan rutin kulkas, kipas angin dan pendingin ruangan.

"Servis kulkas karena kami perlu es batu dan es krim. Cek kondisi kipas angin dan AC kalau bisa bersihkan filternya karena perlu selama di rumah," katanya.

Selain itu, dia juga menyuplai peralatan anti serangga, pendingin badan dan memastikan adanyabarley teadi rumah untuk mineral tubuh.

"Saya juga tanya-tanya warga lokal tentang makanan yangosusume(direkomendasikan) selama musim panas," kata diaspora yang sudah delapan tahun di Jepang itu.

Jika ada anggota keluarga yang terkena serangan panas, lanjut Vidya, anggota keluarga lain pergi keluar membeli sayur dan buah yang berair dan kompres berbentukgeluntuk tubuh dan menghindari begadang.

Begitu pula dengan Yusup, WNI yang tinggal di Tokyo mengatakan salah satu persiapannya adalah membeli pakaian tipis dan longgar guna mengurangi keringat berlebih.

"Saya dan keluarga juga sedapat mungkin membawa termos berisikan air es dan minuman yang mengandung ion," katanya yang sudah bermukim 16 tahun di Jepang itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.