Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

WHO: Cacar Monyet Dapat Menyebar ke Seluruh Dunia

📅 Jumat, 22 Des 2023, 00:00 WIB | Oleh:
WHO: Cacar Monyet Dapat Menyebar ke Seluruh Dunia Doc: ISTIMEWA
Ket. World Health Organization (WHO)

JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), pekan lalu, memperingatkan epidemi mpox atau cacar monyet di Republik Demokratik Kongo, dapat menyebar secara global, setelah peningkatan penularan seksual terdeteksi.

Pada Mei 2023, WHO sempat menurunkan status penyakit ini dari darurat kesehatan global, setelah satu tahun di mana hampir 90.000 orang terinfeksi mpox dan 140 orang meninggal.

Dikutip dari Deutsche Welle (DW), penyakit yang sebelumnya dikenal sebagai cacar monyet ini menyebar dengan cepat pada tahun ketiga pandemi Covid-19, ketika kesadaran masyarakat terhadap kesehatan sedang maksimal.

"Mpox terus menimbulkan tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan sehingga memerlukan respons yang kuat, proaktif, dan berkelanjutan," kata Direktur Jendral WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, kala itu.

Kementerian Kesehatan Jepang, dua hari sebelumnya melaporkan bahwa negara tersebut telah mengalami kematian pertama akibat mpox.

"Pasien tersebut sebelumnya pernah terinfeksi HIV dan tidak memiliki riwayat perjalanan," kata Kementerian Kesehatan dalam sebuah pernyataan, dan tidak jelas bagaimana mereka bisa terinfeksi.

Wabah ini sedang terjadi di Asia, di Jepang, Kamboja, Indonesia, Vietnam, dan Tiongkok. Kasus mpoxtidak harus datang dari Afrika.

Keprihatinan WHO

Namun Rosamund Lewis, pimpinan teknis WHO untuk mpox, mengatakan organisasinya prihatin terhadap penularan internasional lebih lanjut dari Kongo.

"Ada wabah yang berkembang pesat di negara ini," jelasnya, dengan lebih dari 13.000 kasus yang diduga mengidap penyakit ini, lebih dari 1.000 per bulan, dan sejauh ini lebih dari 600 kematian.

Meskipun mpox dapat ditularkan secara seksual, para ahli tidak menggambarkan penyakit ini sebagai infeksi menular seksual (IMS), tapi seks adalah salah satu jalur penularan utama.

Saran resmi WHO menyatakan mpox ditularkan melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi. Hal ini termasuk berbicara dan bernapas di dekat orang yang terinfeksi, melalui "tetesan" seperti yang kita pelajari selama pandemi korona, tetapi juga melalui aktivitas seksual.

"Sentuhan atau seks vagina/anal, mulut ke mulut seperti berciuman, atau kontak mulut ke kulit seperti seks oral atau mencium kulit. Selama wabah global yang dimulai pada tahun 2022, virus ini sebagian besar menyebar melalui hubungan seksual," jelas WHO.

Penyakit ini juga dapat menyebar melalui luka, lesi, dan kontak dengan selaput lendir. Mencuci tangan setelah melakukan kontak tersebut, dan mendisinfeksi permukaan, sangat penting untuk mencegah penyebaran mpox.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.