Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Whatsapp Catat Jumlah Pengguna Bulanan Tembus Tiga Miliar

📅 Jumat, 02 Mei 2025, 20:20 WIB | Oleh:
Whatsapp Catat Jumlah Pengguna Bulanan Tembus Tiga Miliar Doc: ANTARA/Sizuka

JAKARTA - Aplikasi pesan instan WhatsApp saat ini tercatat digunakan oleh lebih dari tiga miliar orang setiap bulannya, ungkap CEO Meta, Mark Zuckerberg, dalam konferensi laporan keuangan kuartal pertama perusahaan.

Dilansir dari Tech Crunch pada Jumat (2/5), aplikasi tersebut memiliki dua miliar pengguna aktif bulanan pada tahun 2020, dan dengan pencapaian terbaru ini, WhatsApp menjadi salah satu dari sedikit aplikasi yang berhasil melampaui angka tiga miliar pengguna, selain Facebook.

Basis pengguna yang sangat besar ini menjadikan WhatsApp disebut sebagai aset penting bagi Meta, terlebih karena perusahaan tersebut kini bertaruh besar pada strategi kecerdasan buatan (AI). Meta sebelumnya menyatakan bahwa WhatsApp adalah salah satu platform distribusi utama untuk layanan AI-nya.

“Kami melihat orang-orang berinteraksi dengan Meta AI dari berbagai titik masuk. WhatsApp terus menjadi aplikasi dengan penggunaan Meta AI terkuat di seluruh keluarga aplikasi kami,” kata CFO Meta, Susan Li, dalam konferensi tersebut.

Ia juga menyebut bahwa sebagian besar pengguna WhatsApp menggunakan Meta AI dalam obrolan satu lawan satu (one-on-one chat).

Zuckerberg menambahkan bahwa meskipun WhatsApp menyediakan akses mudah ke fitur AI, Meta harus mengambil pendekatan berbeda di pasar seperti Amerika Serikat, di mana sebagian besar orang masih lebih suka menggunakan aplikasi pesan bawaan ponsel mereka untuk berkirim pesan. Di sinilah aplikasi Meta AI yang baru diluncurkan memainkan peran penting.

“Kami berharap bisa menjadi pemimpin (di pasar aplikasi pesan Amerika Serikat) seiring waktu, tetapi posisi kami di sana berbeda dibandingkan di sebagian besar negara lain melalui WhatsApp," ujar Mark.

"Jadi saya pikir aplikasi Meta AI sebagai aplikasi mandiri akan sangat penting di AS untuk membangun kepemimpinan sebagai AI pribadi utama yang digunakan orang. Namun kami tetap akan mengembangkan pengalaman di semua area ini,” imbuh dia.

Perusahaan juga menyebut bahwa platform bisnis WhatsApp, yakni WhatsApp Business, terus berkembang dan menyumbang sebagian besar dari total 510 juta dollar AS pendapatan yang dihasilkan oleh keluarga aplikasi Meta.

Meta saat ini tengah menguji alat AI untuk WhatsApp Business.

Susan Li mengatakan bahwa Meta sedang membangun antarmuka dan dasbor manajemen agen AI baru yang memungkinkan pelaku bisnis melatih AI milik Meta dengan informasi mereka sendiri seperti dari situs web, profil WhatsApp, atau halaman Instagram dan Facebook mereka.

Meta juga sedang menguji fitur agar pelaku bisnis bisa mengaktifkan chatbot AI dalam percakapan dengan pelanggan. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.