Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waspadai Risiko Global

📅 Kamis, 26 Okt 2023, 10:51 WIB | Oleh:
Waspadai Risiko Global Doc: ANTARA/M. Baqir Idrus Alatas
Ket. Tangkapan virtual Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Oktober 2023, Jakarta, Rabu (25/10/2023).

JAKARTA - Perekonomian nasional masih dibayangi risiko global karena sejumlah faktor seperti volatilitas pasar keuangan di Amerika Serikat (AS), pelambatan ekonomi Tiongkok, serta peningkatan tensi geopolitik. Karena itu, kebijakan fiskal dan moneter disiapkan untuk mengurangi dampak gejolak global bagi perekonomian nasional.

Pemerintah mewaspadai tantangan di lingkungan perekonomian global kendati Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) hingga saat ini masih dalam posisi baik. "Indikatornya adalah risiko dan ketidakpastian, terutama dari global meningkat dan itu memberikan dampak rembesan atau spillover ke dalam negeri yang berpotensi bisa mempengaruhi mulai dari nilai tukar, kemudian inflasi, dan pertumbuhan ekonomi kita. Karena volatilitas atau gejolak dari pasar keuangan ini memiliki dampak di sektor riil," ujar Menteri Keuangan, Sri Mulyani, dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Oktober 2023 yang dipantau secara daring di Jakarta, Rabu (25/10).

Di Amerika Serikat (AS), terjadi gejolak dari imbal hasil (yield) US Treasury (obligasi pemerintah AS) bertenor 10 tahun yang melonjak hingga di atas 5 persen, tertinggi sejak 2007. Selain itu, tingkah laku dari US Treasury menjadi sangat tidak bisa ditebak dan tidak stabil sehingga menyebabkan gejolak di negeri tersebut dan di seluruh dunia mengingat banyak investor dari berbagai negara yang membeli Surat Berharga Negara (SBN) AS.

Tantangan global kedua berasal dari pelambatan pertumbuhan ekonomi Tiongkok. Menkeu mencatat sebagian besar dari 50 perusahaan Tiongkok di sektor properti kesulitan keuangan atau bahkan default atau gagal bayar. Pelemahan ekonomi di Tiongkok akan mempengaruhi Indonesia. Pasalnya, sebagai negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia, pelambatan ekonomi Tiongkok dapat melemahkan pertumbuhan ekspor Tanah Air.

Situasi Sulit

Zona ekonomi kawasan Eropa dinilai juga mengalami situasi yang sulit menimbang inflasi masih tinggi, adanya Perang Rusia dan Ukraina, ditambah masalah Palestina dan Israel yang berpotensi memberikan dampak terhadap harga minyak atau energi.

Situasi ketidakpastian perekonomian global berdampak bagi pertumbuhan ekonomi dunia. Sejumlah lembaga internasional seperti International Monetary Fund dan World Economic Forum memangkas proyeksi ekonomi dunia pada 2023 dan 2024. "Di sisi lain, inflasi kita lihat masih relatif pada level yang cukup tinggi dan di atas target dari banyak bank sentral-bank sentral," ucap Sri Mulyani.

Sebagai tambahan informasi, realisasi APBN mencatatkan surplus sebesar 67,7 triliun rupiah hingga September 2023 atau setara 0,32 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Pendapatan negara tercatat 2.035,6 triliun rupiah, sedangkan belanja negara tercatat sebesar 1.967,9 triliun rupiah.

Sebelumnya, Kepala Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI), Firman Muchtar, mengatakan bank sentral telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi risiko global untuk menjaga kestabilan perekonomian Indonesia. "Kami lakukan secara pre-emptive, kami mitigasi agar tetap menjaga pertumbuhan ekonomi," katanya, beberapa waktu lalu.

Salah satu fokus utama BI dalam menyiapkan langkah mitigasi adalah menjaga kestabilan harga guna menekan kemungkinan naiknya imported inflation. BI mewaspadai kemungkinan risiko global bertransmisi dengan peningkatan imported inflation.

"Inflasi masih menjadi sasaran utama price stability BI, mandat itu yang ingin kami jaga jangan sampai inflasi ini terus meningkat," jelas Firman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.