Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Hendaknya Berhati-hati, BMKG: Waspadai Potensi Peningkatan Kecepatan Angin di Bali

📅 Kamis, 18 Mei 2023, 13:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Hendaknya Berhati-hati, BMKG: Waspadai Potensi Peningkatan Kecepatan Angin di Bali Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Warga bermain layang-layang dengan latar belakang ombang cukup tinggi dan angin kencang di Pantai Purnama, Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu (14/5/2023).

Denpasar - Warga hendaknya berhati-hati. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar meminta masyarakat mewaspadai potensi peningkatan kecepatan angin di Bali yang diperkirakan hingga mencapai 21 knot atau 40 kilometer per jam pada 18-20 Mei 2023.

"Kalau di bawah sekitar 20 knot itu masih aman," kata Kepala Sub Koordinator Pelayanan Jasa BMKG Wilayah III Denpasar Tirta Wijaya di Denpasar, Kamis.

Berdasarkan analisis BMKG, angin diperkirakan bertiup dari arah timur-tenggara dengan cuaca secara umum diprediksi cerah berawan dan ada potensi hujan ringan tidak merata di wilayah Bali bagian tengah.

BMKG mengamati peningkatan kecepatan angin terjadi di kawasan Gunung Agung di Kabupaten Karangasem pada 18 Mei 2023 diperkirakan 10-20 kilometer per jam, kemudian pada 19-20 Mei diperkirakan meningkat menjadi hingga 30 kilometer per jam.

Sementara itu, potensi kecepatan angin hingga 40 kilometer per jam diperkirakan terjadi di Kabupaten Tabanan yakni di Kerambitan, Selemadeg.

Kabupaten Klungkung di Nusa Penida, kemudian di Kabupaten Badung di Kuta dan Kuta Selatan, kemudian di Kabupaten Karangasem di Amlapura, Abang dan Kubu.

Sedangkan di Denpasar berpotensi di Denpasar Timur dan Denpasar Selatan.

BMKG mencatat di wilayah Kabupaten Jembrana kecepatan angin hingga 40 kilometer per jam diperkirakan terjadi di seluruh kecamatan yakni Melaya, Negara, Mendoyo, dan Pekutatan.

Sedangkan ketinggian gelombang laut di selatan Bali diperkirakan hingga 3,5 meter, Selat Bali dan Selat Lombok hingga tiga meter.

BMKG menjelaskan kondisi cuaca itu disebabkan oleh suhu muka laut wilayah Bali berkisar 28-30 derajat celsius.

Selain itu, massa udara basah terkonsentrasi dari lapisan permukaan hingga lapisan 850 milibar atau 1.500 meter.

Pusat Meteorologi Maritim BMKG menyebutkan kondisi angin dan gelombang laut yang berisiko tinggi terhadap keselamatan berlayar yakni kepada perahu nelayan apabila kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Kapal tongkang apabila kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, kapal ferry apabila kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.