Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wapres Ma'ruf Mengapresiasi Mega Proyek Belt and Road Initiative Tiongkok

📅 Senin, 18 Sep 2023, 08:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wapres Ma'ruf Mengapresiasi Mega Proyek Belt and Road Initiative Tiongkok Doc: wapresri.go.id
Ket. Wapres RI Ma'ruf Amin saat berkunjung ke Guangxi Tiongkok.

NANNING - Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin mengatakan sejauh ini proyek Belt and Road Initiative (BRI) bermanfaat dalam memajukan kerja sama regional.

Hal itu dikatakan Wapres saat dimintai tanggapannya oleh awak media Radio dan Televisi Pusat Tiongkok (CNTN) terkait proyek yang sedikitnya telah melibatkan 147 negara tersebut.

"Kalau di Indonesia memang sudah merasakan manfaat dari Belt and Road Initiative atau BRI ini, sudah ada yang kita rasakan, antara lain misalnya pembangunan infrastruktur Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung, dan juga yang lain-lain," ungkapnya saat wawancara dengan Media Tiongkok di Nanning, Guangxi, Tiongkok, Minggu (17/9).

Tak hanya bagi Indonesia, Wapres menilai bahwa proyek BRI juga memberikan dampak positif bagi negara-negara ASEAN dan Tiongkok sendiri.

"Negara ASEAN yang lain juga merasakan hal yang sama. Oleh [para] perdana menteri sudah disampaikan bahwa mereka sudah menikmati hasil BRI ini. Begitu pula dengan Tiongkok sebagai penggagas BRI pasti juga sudah merasakan manfaatnya," terangnya dikutip dari laman resmi Wapres RI.

Menurut Wapres, dengan dukungan kuat dari negara-negara ASEAN dan Tiongkok, serta komitmen menjaga independensi dan inklusivitas, program Belt and Road Initiative diharapkan akan terus berperan sebagai katalisator penting dalam memajukan kerja sama regional dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

"Kerja sama strategis di bidang ekonomi dan perdagangan ke depan [masih] panjang, sampai menguntungkan bagi semua pihak, baik ASEAN maupun Tiongkok, [dengan tetap] menjaga independensi masing-masing serta bersifat inklusif," tuturnya.

Wapres menegaskan Indonesia juga terus berkomitmen memperkuat kerja sama dengan Tiongkok di berbagai sektor. Hal ini mencerminkan komitmen Indonesia untuk terus mendorong kolaborasi yang saling menguntungkan dalam rangka mencapai pertumbuhan dan kemakmuran bersama.

"Kita, di dunia khususnya, terus memacu kerja sama ini, utamanya kerja sama di bidang industri kelautan, kemudian juga dalam rangka hilirisasi pertambangan dan juga yang lain-lain," pungkasnya.

Pemerintah Tiongkok gencar mengembangkan mega proyek yang dikenal sebagai Belt and Road Initiative (BRI). Proyek yang digagas Presiden Xi Jinping sejak 2013 ini bertujuan untuk menyebar investasi dan pembiayaan Tiongkok di luar negeri, mulai dari bidang infrastruktur hingga energi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

25 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.