Wamena Siaga, Tanpa e-KTP, Jangan Harap Bisa Lolos Masuk Jayawijaya
📅 Minggu, 01 Mar 2026, 16:54 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Yudhi Efendi
WAMENA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan mengambil langkah tegas guna memulihkan stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan dengan memperketat seluruh pintu masuk, baik melalui jalur udara maupun darat.
Wakil Bupati (Wabup) Jayawijaya Ronny Elopere, menegaskan bahwa kepemilikan KTP elektronik (e-KTP) kini menjadi syarat mutlak bagi warga yang ingin memasuki daerah tersebut. Kebijakan ini diambil menyusul maraknya temuan warga tanpa identitas jelas yang ditengarai terlibat dalam aktivitas ilegal, seperti peredaran minuman beralkohol hingga narkoba, yang selama ini mer
“Oleh sebab itu, ke depan kami akan memperketat pintu masuk ke Jayawijaya baik itu melalui jalur udara maupun darat sehingga warga yang berdatangan dapat dikontrol dengan memiliki e-KTP,” katanya.
Menurut dia, tujuan utama memperketat pintu masuk ke Jayawijaya adalah untuk mendorong warga memiliki e-KTP.
“Kami perketat pintu masuk supaya warga yang datang ke daerah ini memiliki identitas kependudukan yang jelas, sehingga keberadaannya dapat dikontrol oleh pemerintah melalui organisasi perangkat daerah atau OPD teknis,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menjelaskan banyak ditemui di lapangan saat melakukan razia, masih banyak warga yang tidak memiliki identitas kependudukan yang jelas.
“Masih banyak warga ilegal yang tidak memiliki identitas, dan mereka datang ke Jayawijaya untuk menjual minuman beralkohol, narkoba, pinang dan sebagainya yang dapat merugikan diri dan orang lain,” katanya.
Dia memerintahkan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jayawijaya untuk melakukan pengecekan terhadap penumpang pesawat yang masuk di Bandara Udara Wamena maupun kendaraan darat dari dan ke Wamena.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Pemerintah memiliki tugas kontrol dan pengawasan terhadap seluruh warganya sehingga memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi daerah ini ke depan,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!