Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wagub Sulut : Angka Stunting Akan Turun jika Ada Kerja Sama

📅 Minggu, 03 Agu 2025, 21:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wagub Sulut : Angka Stunting Akan Turun jika Ada Kerja Sama Doc: ANTARA
Ket. Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Victor Mailangkay.

MANADO (03/8) – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Victor Mailangkay, menyebutkan kerja sama menjadi modal utama menurunkan angka stunting di provinsi berpenduduk lebih 2,6 juta jiwa tersebut.

"Saya yakin dan percaya, dengan komitmen kuat, kerja bersama, dan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Sulawesi Utara, kita mampu menurunkan angka stunting secara signifikan dan mewujudkan generasi masa depan yang sehat, unggul, dan berdaya saing," kata Wagub Victor di Manado, Minggu.

Menurut Wagub, ada beberapa pedoman yang menjadi basis perencanaan dan intervensi lapangan, di antaranya, penting untuk memastikan program percepatan penurunan stunting tetap menjadi prioritas utama dalam kebijakan pembangunan daerah.

"Komitmen ini harus tecermin dalam dokumen perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan program di setiap tingkatan pemerintahan," ujarnya

Berikutnya, meningkatkan kapasitas kader Posyandu dan tenaga kesehatan di Puskesmas, agar pemantauan pertumbuhan dan status gizi anak dapat dilakukan secara cepat, akurat, dan berkelanjutan.

Pedoman berikutnya, memperluas cakupan dan tingkatkan kualitas layanan kesehatan dasar, termasuk konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri dan ibu hamil, pemeriksaan kehamilan, pemberian ASI eksklusif, makanan pendamping ASI bergizi, serta imunisasi dasar lengkap.

Edukasi pengasuhan anak secara komprehensif, lanjut dia, tidak hanya kepada orang tua, tetapi juga kepada seluruh anggota keluarga besar, termasuk nenek dan kakek, agar praktik pengasuhan yang tepat dapat diperluas di lingkungan keluarga.

"Perkuat sistem pengorganisasian dan kapasitas para penggerak di lapangan, agar setiap bentuk intervensi baik spesifik maupun sensitif benar-benar menjangkau kelompok sasaran secara efektif," ajaknya.

Pedoman lainnya, lakukanlah pendekatan yang beragam dan menyeluruh, tidak hanya berbasis regulasi dan kebijakan, tetapi juga melalui pendekatan sosial, budaya, dan nilai-nilai keagamaan yang hidup dalam masyarakat.

Berdasarkan data, prevalensi stunting Sulut pada tahun 2023 mencapai 21,3 persen, yang ditargetkan turun menjadi 19,0 persen di tahun 2025 dan diharapkan mencapai 5,9 persen di tahun 2045.

Secara nasional, berdasarkan data Bappenas, prevalensi stunting tahun 2023 sebesar 21,5 persen (2023), ditargetkan tahun 2025 turun menjadi 18,8 persen dan di tahun 2045 sebesar 5 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.