Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wabup Banjar Akui Pertanian Jadi Andalan, Tapi Petani Masih Terpinggirkan?

📅 Kamis, 24 Jul 2025, 23:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wabup Banjar Akui Pertanian Jadi Andalan, Tapi Petani Masih Terpinggirkan? Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Pasar apung di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

BANJAR – Pertanian menyediakan bahan pangan pokok bagi masyarakat daerah dan nasional, sehingga menjamin ketersediaan pangan yang cukup dan terjangkau.

Optimalisasi produksi pertanian dapat mengurangi ketergantungan pada impor pangan, meningkatkan kemandirian daerah dalam memenuhi kebutuhan pangan, dan menjaga stabilitas harga pangan.

Dengan menerapkan teknologi pertanian modern, penggunaan pupuk dan bibit unggul, serta meningkatkan akses pasar, petani dapat meningkatkan hasil panen dan pendapatan mereka.

Peningkatan pendapatan petani akan berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan dan mengurangi kemiskinan.

Wakil Bupati (Wabup) Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) Habib Idrus Al Habsyi mengatakan sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian daerah, termasuk Kabupaten Banjar.

Hal itu disampaikan Wabup Banjar saat membuka kegiatan Temu Teknis Penyuluh Pertanian 2025 yang diikuti 250 penyuluh pertanian dari seluruh kecamatan di Kabupaten Banjar.

Wabup Banjar Habib Idrus Al Habsyi di Martapura, Kabupaten Banjar, Kamis (24/7), menegaskan pentingnya peran strategis penyuluh pertanian sebagai garda terdepan pembangunan sektor pertanian di lapangan.

Menurutnya, penyuluh tak hanya berperan sebagai sumber informasi dan inovasi, tetapi juga sebagai pendamping, motivator dan penggerak kelompok tani.

"Kita semua menyadari bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Namun tantangan yang dihadapi semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, alih fungsi lahan, hingga menurunnya minat generasi muda untuk bertani,” ujarnya.

Wabup Idrus kembali memberikan sejumlah arahan untuk ditindaklanjuti para penyuluh, seperti memperkuat kapasitas dan kompetensi, meningkatkan sinergi antara penyuluh, petani, dan pemerintah, mendorong inovasi lokal, serta mengadopsi pendekatan digital dan partisipatif dalam proses penyuluhan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar Warsita menyampaikan tujuan kegiatan ini untuk mengoptimalkan peran dan fungsi penyuluh dalam mendukung program swasembada pangan di Kabupaten Banjar.

“Menyamakan persepsi dan pandangan terhadap tugas dan peran sebagai penyuluh, khususnya dalam upaya membantu mensukseskan seluruh program dinas pertanian,” jelasnya.

Untuk diketahui, peserta dalam kegiatan ini terdiri dari aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), serta penyuluh pertanian Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THLTB-PP) dari pusat.

Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber nasional, di antaranya Tenaga Ahli Menteri Pertanian RI Abdul Haris Bahrun, Sekretaris Dirjen PSP Kementerian Pertanian RI Mulyono, Kolonel Rama dari Mabes TNI AD, dan Letkol Kav Zulkifer Sembiring.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.