Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Update Keracunan Massal di Cianjur: Polisi Uji Sampel Makanan MBG dan Periksa 5 Saksi

📅 Jumat, 30 Jan 2026, 02:15 WIB | Oleh:
Update Keracunan Massal di Cianjur: Polisi Uji Sampel Makanan MBG dan Periksa 5 Saksi Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi.

CIANJUR - Kepolisian Resor (Polres) Cianjur mulai melakukan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah saksi, termasuk pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), buntut dari insiden keracunan massal yang menimpa sedikitnya 300 siswa di tiga kecamatan berbeda.

Langkah hukum ini diambil guna mengusut tuntas penyebab pasti gangguan kesehatan massal yang terjadi sesaat setelah para siswa mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) beberapa hari lalu.

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi di Cianjur, Kamis, mengatakan sampai saat ini sudah meminta keterangan terhadap saksi lebih dari lima orang sebagai prosedur tetap untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Termasuk mengambil sampel makanan untuk diperiksa guna kepentingan evaluatif penyajian makanan di masa yang akan datang, sehingga tidak kembali terjadi keracunan masal yang membuat ratusan siswa terpaksa menjalani perawatan medis," ujarnya.

Dia mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan dan pengembangan guna memastikan ke depan tidak kembali terjadi keracunan masal terhadap siswa di Cianjur sebagai penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sedangkan terkait kondisi ratusan siswa yang mengalami keracunan di tiga kecamatan pada beberapa hari yang lalu, Kapolres memastikan sudah kembali pulih dan beraktivitas seperti semula dan tetap mendapat pengawasan dari tenaga kesehatan.

Hal senada terucap dari Camat Cikalongkulon Iyus Yusuf, mengatakan dari 250 orang siswa yang mengalami keracunan usai menyantap MBG di wilayahnya, saat ini seluruhnya sudah kembali pulih dan bersekolah seperti biasa.

"Tinggal lima orang yang dirujuk ke rumah sakit masih menjalani perawatan, sedangkan sebagian besar siswa sudah kembali pulang dan kembali bersekolah, empat orang dewasa dan satu anak yang masih di rumah sakit " katanya.

Humas RSUD Sayang Cianjur Raya Sandi, mengatakan hingga saat ini masih ada lima orang pasien yang masih menjalani perawatan karena saat datang mengalami gejala keracunan cukup parah, dan kini kondisi mereka terus membaik setelah mendapat perawatan.

"Kondisi kelima orang pasien datang dengan kondisi gejala keracunan cukup parah, empat orang dewasa dan satu orang anak, saat ini kondisi terus membaik dan kami pastikan benar-benar sembuh sebelum diperbolehkan pulang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.