Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

UMP Jakarta 2026 Dipastikan Naik, Gubernur Pramono Janji Umumkan Lebih Cepat dan Adil

📅 Rabu, 17 Des 2025, 19:30 WIB | Oleh:
UMP Jakarta 2026 Dipastikan Naik, Gubernur Pramono Janji Umumkan Lebih Cepat dan Adil Doc: Pemprov DKI Jakarta

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Upah Minimum Provinsi atau UMP Jakarta 2026 akan diumumkan lebih cepat setelah penetapan resmi dari pemerintah pusat. Ia juga menegaskan bahwa UMP Jakarta tahun depan dipastikan mengalami kenaikan dengan mempertimbangkan berbagai indikator ekonomi yang berlaku.

Pramono menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak ingin berlama-lama dalam proses penetapan UMP agar kepastian bagi pekerja dan pelaku usaha dapat segera terwujud. Menurutnya, Jakarta siap bergerak cepat sepanjang regulasi dari pemerintah pusat sudah ditetapkan secara final.

"Bismillah, Jakarta selesai lebih dari itu, lebih cepat," kata Pramono saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Rabu (17/12/2025). Pernyataan tersebut menegaskan komitmen Pemprov DKI untuk tidak menunda keputusan strategis yang berdampak langsung pada jutaan pekerja.

Ia juga memastikan bahwa besaran UMP Jakarta 2026 akan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut, kata Pramono, sudah berada dalam kerangka formula yang jelas sebagaimana diatur oleh pemerintah pusat.

"Pasti ada kenaikan. Karena alfanya ada range-nya, tinggal disesuaikan dengan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan sebagainya," ujarnya. Pramono menekankan bahwa indikator ekonomi makro akan menjadi dasar utama dalam menentukan angka final UMP Jakarta.

Lebih lanjut, Pramono menjelaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah menerima laporan terkait keputusan presiden serta arahan dari Kementerian Dalam Negeri mengenai mekanisme penetapan upah minimum. Arahan tersebut menjadi pijakan penting agar kebijakan UMP di daerah tetap selaras dengan kebijakan nasional.

Dalam konteks tersebut, Pramono menegaskan posisi Pemprov DKI Jakarta sebagai pihak yang harus mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan buruh dan dunia usaha. Ia menyebut pemerintah daerah tidak boleh berpihak secara berlebihan kepada salah satu pihak.

"Pemerintah DKI Jakarta akan menjadi juri yang adil bagi buruh dan juga pengusaha," ujar Pramono. Ia menambahkan bahwa proses penetapan UMP tidak boleh molor karena keterlambatan justru akan menimbulkan ketidakpastian di lapangan.

Pramono mengungkapkan bahwa dirinya telah meminta jajaran terkait untuk segera menggelar rapat pembahasan UMP Jakarta 2026. Menurutnya, langkah cepat diperlukan agar Jakarta tidak menjadi daerah yang terlambat dalam menetapkan upah minimum.

"Saya sudah meminta agar segera diadakan rapat, kita tidak boleh terlambat," katanya. Ia menilai ketepatan waktu merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah kepada pekerja dan pengusaha.

Gubernur DKI Jakarta itu juga menjelaskan bahwa formula penetapan UMP 2026 telah memiliki rentang atau range yang jelas. Dengan adanya rentang tersebut, pembahasan selanjutnya tinggal mencari titik temu terbaik yang bisa diterima semua pihak.

"Angkanya kan sudah ada range-nya, tinggal di range itu kita cari jalan keluar antara pengusaha dan buruh," jelas Pramono. Ia menilai dialog dan musyawarah menjadi kunci agar keputusan yang diambil tidak menimbulkan gejolak.

Saat ditanya mengenai besaran alpha dalam formula UMP yang berada pada kisaran 0,5 hingga 0,9, Pramono menyatakan bahwa angka tersebut belum diputuskan. Ia menegaskan bahwa penentuan alpha tidak akan dilakukan secara sepihak.

"Belum, belum diputuskan," ucapnya singkat. Pramono menegaskan bahwa proses penentuan nilai alpha akan melalui mekanisme yang demokratis dan terbuka.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Sarana Digital Mandiri Srandil
Sarana Digital Mandiri Srandil
18 Dec 2025, 02:36 WIB.

Yang jadi pertanyaan, apakah ada sanksi bagi perusahaan yg tidak ikut aturan untuk menaikkan gaji karyawannya

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

19 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.