Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ukraina Peringati HUT Kemerdekaan dengan Melancarkan Serangan Drone ke Russia

📅 Minggu, 24 Agu 2025, 20:05 WIB | Oleh:
Ukraina Peringati HUT Kemerdekaan dengan Melancarkan Serangan Drone ke Russia Doc: Antara
Ket. Arsip - Departemen Luar Negeri AS pada Juli 2025 menyetujui kemungkinan penjualan Sistem Rudal HAWK Fase III ke Ukraina.

KYIV - Ukraina pada Minggu (24/8) melancarkan gelombang serangan pesawat nirawak (drone) ke Russia, memicu kebakaran di sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) saat negara itu merayakan Hari Kemerdekaan Ukraina di tengah memudarnya harapan akan upaya perdamaian baru-baru ini.Setelah serangkaian diplomasi dan desakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menengahi pertemuan puncak antara rekan-rekannya dari Russia dan Ukraina, prospek perdamaian tampaknya mandek pada hari Jumat ketika Russia mengesampingkan kemungkinan pertemuan langsung antara pemimpin Russia Vladimir Putin dan Presiden Volodymyr Zelenskyy.Perang tiga setengah tahun, yang telah menewaskan puluhan ribu orang, telah mencapai jalan buntu, meskipun Russia telah berhasil mempertahankan kemajuan terbaru dalam serangan yang melelahkan — termasuk mengklaim dua desa di wilayah Donetsk timur pada hari Sabtu.Ukraina membalas pada hari Minggu dengan mengirimkan drone untuk menyerang wilayah Russia, termasuk satu drone yang ditembak jatuh di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Kursk di Russia barat, yang meledak saat terjadi benturan dan memicu kebakaran, menurut fasilitas tersebut.PLTN tersebut mengatakan api telah padam, menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa atau peningkatan tingkat radiasi.Badan Tenaga Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) telah berulang kali memperingatkan bahaya pertempuran di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir setelah invasi besar-besaran Russia ke Ukraina pada Februari 2022.Pihak berwenang Russia mengatakan pesawat nirawak Ukraina juga telah ditembak jatuh di wilayah yang terkadang jauh dari garis depan, termasuk Saint Petersburg di barat laut.Sepuluh pesawat nirawak ditembak jatuh di atas pelabuhan Ust-Luga di Teluk Finlandia, memicu kebakaran di terminal bahan bakar milik perusahaan energi Russia Novatek, tulis gubernur regional Aleksandr Drozdenko di Telegram.Tentara Ukraina yang lebih kecil dan kalah persenjataan sangat bergantung pada pesawat nirawak untuk merespons invasi Russia, terutama menargetkan infrastruktur minyak untuk menyerang sumber utama pendapatan Moskow guna mendanai perang.Russia telah mengalami lonjakan harga bahan bakar sejak serangan dimulai.Sementara itu, Ukraina mengatakan Russia telah menyerangnya semalam dengan rudal balistik dan 72 pesawat nirawak serang Shahed buatan Iran, 48 di antaranya menurut angkatan udara telah ditembak jatuh.Sebuah serangan pesawat nirawak Russia menewaskan seorang perempuan berusia 47 tahun di wilayah timur Dnipropetrovsk, kata gubernur tersebut.Pertempuran terbaru terjadi saat Ukraina memperingati hari kemerdekaannya pada tahun 1991 setelah pecahnya Uni Soviet."Beginilah Ukraina menyerang ketika seruannya untuk perdamaian diabaikan," kata Zelenskyy dalam pidato hari kemerdekaan."Hari ini, baik AS maupun Eropa sepakat: Ukraina belum sepenuhnya menang, tetapi pasti tidak akan kalah. Ukraina telah mengamankan kemerdekaannya. Ukraina bukanlah korban; ia adalah pejuang."Perdana Menteri Kanada Mark Carney pergi ke Kyiv untuk menghadiri peringatan tersebut, menyerukan "perdamaian yang adil dan abadi bagi Ukraina."Zelenskyy berterima kasih kepada para pemimpin dunia lainnya termasuk Trump, Presiden Tiongkok Xi Jinping, Raja Charles, dan Paus Fransiskus atas pesan yang dikirimkan untuk memperingati peristiwa tersebut.Russia kini menguasai sekitar seperlima wilayah Ukraina, termasuk semenanjung Krimea, yang dianeksasinya pada tahun 2014.Pertempuran tersebut telah memaksa jutaan orang meninggalkan rumah mereka dan menghancurkan kota-kota serta desa-desa di wilayah timur dan selatan Ukraina.Putin telah berulang kali menolak seruan dari Ukraina dan Barat untuk gencatan senjata tanpa syarat dan segera.Pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Russia Sergei Lavrov mengatakan "tidak ada pertemuan" antara Putin dan Zelenskyy yang direncanakan karena upaya mediasi Trump tampaknya terhenti, sementara Zelenskyy menuduh Russia mencoba memperpanjang serangan. AS setuju jual rudal jarak jauh Sementara itu, Wall Street Journal (WSJ) melaporkan, Trump pekan ini menyetujui penjualan 3.350 rudal serang jarak jauh (ERAM) ke Ukraina, yang pengirimannya akan dilakukan dalam enam pekan mendatang. Mengutip dua pejabat AS, WSJ menyebutkan bahwa total paket senjata itu bernilai 850 juta dolar AS dan mencakup "peralaian lain," yang sebagian besar biayanya ditanggung oleh sekutu Ukraina di Eropa.Disebutkan pula, persetujuan itu keluar setelah Trump melakukan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska dan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Washington baru-baru ini.Rudal ERAM memiliki jangkauan 241–450 kilometer dan penggunaannya tetap memerlukan persetujuan dari Pentagon (Departemen Pertahanan AS), sebut WSJ.AS memang belum merencanakan pasokan rudal tambahan, tetapi senjata lain yang dibeli negara-negara Eropa dari AS, seperti sistem pertahanan udara dan GMLRS (Guided Multiple Launch Rocket System) dengan jangkauan 145 km, bisa membantu Ukraina.Rusia menilai pasokan senjata ke Ukraina menghambat penyelesaian konflik dan secara langsung menarik negara-negara North Atlantic Treaty Organization (NATO) ke dalam konflik tersebut.Menteri Luar Negeri Russia, Sergey Lavrov menegaskan bahwa setiap kargo berisi senjata ke Ukraina akan menjadi target yang sah bagi Rusia.Pemerintah Rusia juga menyatakan bahwa langkah Barat yang terus memasok senjata ke Ukraina tidak membantu proses negosiasi dan justru akan membawa dampak negatif. SB/AFP/Sputnik/RIA Novosti-OANA

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

51 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.