Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ukir Prestasi di SEA Games, Tim Wushu dan Atletik Disambut Menpora di Bandara Soetta

📅 Minggu, 14 Mei 2023, 09:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ukir Prestasi di SEA Games, Tim Wushu dan Atletik Disambut Menpora di Bandara Soetta Doc: ANTARA/RAUF ADIPATI
Ket. Menteri Pemuda dan Olahraga RI Dito Ariotedjo memberi pengarahan pada upacara penyambutan atlet SEA Games di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (13/5/2023).

JAKARTA -Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menyambut kepulangan tim wushu dan atletik yang tampil pada SEA Games 2023, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (13/5) malam.

Dalam sambutannya Menpora menekankan bahwa kesuksesan yang diukir tim wushu di SEA Games merupakan sasaran antara, karena sasaran yang lebih besar adalah mengukir prestasi di Asian Games, bahkan dunia.

"Ini apresiasi sangat besar dari Kemenpora buat adik-adik, dan pesan saya jangan terlena karena target lebih besar lagi bagi Kemenpora di Asian Games. Karena kita sangat berharap wushu menjadi tulang punggung penyumbang emas terbesar di September nanti di China," ucap Menpora Dito.

Indonesia menjadi juara umum di klasemen cabang olahraga wushu, berkat koleksi enam medali emas, enam medali perak, dan dua medali perunggu.

Menpora Dito pun menyebut bahwa meski saat ini wushu bukan merupakan cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade, wushu merupakan salah satu cabang olahraga yang termasuk dalam program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

"Walaupun belum masuk Olympic tetapi tetap ada 14 cabang DBON, dan saya harap kita juga bersama-sama bisa melakukan diplomasi agar ke depannya wushu bisa dipertandingkan di Olimpiade. Agar proses dan pembinaan jangka karier atlet-atlet wushu kita bisa lebih tinggi lagi," tutur pria 32 tahun itu.

Sedangkan untuk atletik, Menpora Dito memberi apresiasi sebesar-besarnya karena cabang olahraga itu mampu melampaui target awal yang dibebankan kepada mereka.

"SEA Games ini kita hanya menunjukkan kebolehan gigi untuk pemanasan dan solidaritas antar negara Asia Tenggara. Karena untuk PASI, PASI ini Olympic number, atletik, dan mother of sport, jadi target kita ini sangat tinggi, yaitu menembus di Olimpiade," yakin Menpora Dito.

Pada SEA Games 2023, tim atletik Indonesia mampu meraih tujuh medali emas, tiga medali perak, dan sembilan medali perunggu. Secara statistik, jumlah itu merupakan lonjakan tinggi dari SEA Games 2021, ketika Indonesia hanya mampu mendapatkan dua medali emas, lima medali perak, dan empat medali perunggu.

"Jadi ini semoga langkah yang baik menuju Asian Games September, dan tanda-tanda baik juga tambah banyak kontingen yang lolos di Olimpiade. Jadi Kemenpora akan fokus, dan sesuai bicara saya di awal, bahwa kita akan all out untuk Asian Games karena yang akan kita raih adalah dunia, Olimpiade," tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.