Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tragedi Kecelakaan Kereta di India Melibatkan 3 Rangkaian Kereta, Siapa yang Salah?

📅 Sabtu, 03 Jun 2023, 14:19 WIB | Oleh:
Tragedi Kecelakaan Kereta di India Melibatkan 3 Rangkaian Kereta, Siapa yang Salah? Doc: NDTV/Reuters
Ket. Kecelakaan Kereta di Odisha, India. Kementerian Perkeretaapian India telah memerintahkan penyelidikan.

NEW DELHI - Setelah kecelakaan yang melibatkan tiga kereta dan menewaskan lebih dari 230 orang di Odisha, India timur, Jumat (2/6) malam, muncul pertanyaan tentang kemungkinan penyimpangan operasional yang menyebabkan tragedi tersebut.

Menurut laporan media India NDTV, antara pukul 18.50 dan 19.10 pada Jumat, dua peristiwa tabrakan terjadi di Balasore Odisha antara tiga rangkaian kereta, mengakibatkan kompartemen dan gerbong rusak dan saling bertumpukan.

Sebuah kereta penumpang, Coromandel Shalimar Express, tergelincir setelah menabrak kereta barang yang diparkir, dan kereta lainnya, Yesvantpur-Howrah Superfast, menabrak gerbong yang tergelincir itu.

Dampaknya sangat keras sehingga gerbong terangkat tinggi ke udara sebelum menabrak rel.Satu gerbong terlempar ke atapnya.Tujuh belas gerbong dari dua kereta tersebut rusak parah.

Kementerian Perkeretaapian telah memerintahkan penyelidikan atas apa yang mungkin menyebabkan kecelakaan itu.

Ada lebih dari satu versi tentang bagaimana peristiwa tabrakan beruntun itu terjadi, tetapi yang pasti ada tiga rangkaian kereta api dan dua peristiwa tabrakan di tempat yang sama.

Di antara banyak pertanyaan seputar kecelakaan itu adalah bagaimana Coromandel Shalimar Express berada di jalur yang sama dengan kereta barang (alat tulis).Apakah itu kesalahan teknis atau kesalahan manusia?

Banyak yang menduga kemungkinan kesalahan sinyal.

Kementerian Perkeretaapian sedang dalam proses memasang sistem anti-tabrakan "Kavach" di seluruh negeri.Kavach memberi peringatan saat kereta melompati sinyal (Sinyal Berlalu Saat Berbahaya -- SPAD), yang merupakan penyebab utama tabrakan kereta.

Sistem ini dapat memberi tahu masinis kereta, mengendalikan rem, dan menghentikan kereta saat mengetahui ada kereta lain di jalur yang sama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

49 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.