TNI dan Polri Selidiki Penembakan Warga Sipil di Dogiyai
📅 Minggu, 22 Jan 2023, 01:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Humas Polda Papua
Jayapura - Komandan Korem 173/PVB Brigjen TNI Sri Widodo mengatakan aparat keamanan dari TNI-Polri hingga saat ini masih menyelidiki laporan penembakan yang menewaskan warga sipil di Kabupaten Dogiyai.
"Memang benar Sabtu (21/1) ada laporan warga sipil meninggal diduga akibat terkena tembakan namun belum diketahui siapa pelakunya karena masih dalam penyelidikan," kata dia ketika dihubungi dari Jayapura,Sabtu (21/1).
Ia menjelaskan berdasarkanlaporan yang diterima ada dua korban penembakan, seorang meninggal dan seorang lainnya terkena tembakan di bagian lutut.
Hingga saat ini, katanya, belum diketahui pelaku penembakan karena masih diselidiki.
Data yang dihimpun terungkap, sesaat setelah terjadi penembakan warga melakukan aksi anarkis dengan membakar Pasar Mapia di Kampung Bomomani, Distrik Mapia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, massa melakukan pembakaran terhadap truk yang diduga membawa pelaku penembakan.
Sebelumnya, aksi pembakaran juga terjadi di Pasar Moanemani, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, tanggal 12 November 2022 yang berawaldari kasus kecelakaan lalu lintas menewaskan Noldi Goo, bocah berusia lima tahun, di Kampung Ikebo, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai.
Akibat kerusuhan tersebut,121 bangunan ludes terbakar termasuk enam kantor milik Pemda Dogiyai, 20 sepeda motor, dua truk, dan satu ekskavator.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk korban jiwa dan luka-luka saat kerusuhan tercatat seorang meninggal dunia yaitu Iqbal (29), tiga orang terluka, dan empat anggota Polri terkena panah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!