
Tirta Bhasasi Diharap Tingkatkan Pelayanan

Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi Usep Rahman Salim menyerahkan potongan nasi tumpeng kepada perwakilan tenaga kebersihan saat merayakan HUT ke-42 Perumda di Kantor Pusat, Jalan Inspeksi Kalimalang, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Jumat (29/9).
Perlu investasi 4 triliun tapi baru 60 persen. Namun, semua akan dipenuhi secara bertahap, sambil menunggu penyertaan modal.
BEKASI - Perubahan status usaha milik daerah Tirta Bhagasasi dari perusahaan daerah air minum menjadi perusahaan umum daerah (Perumda) harus mampu meningkatkan pelayanan air bersih. Harapan ini disampaikan Bupati Bekasi, Dani Ramdan, Jumat (29/9).
"Perubahan struktur Perumda Tirta Bhagasasi mesti dapat berdampak peningkatan pelayanan air bersih bagi seluruh masyarakat Bekasi," ujar Dani. Menurutnya, perubahan Perumda juga tentu ada penyesuaian dalam struktur organisasi, namun tidak terlalu radikal.
Yang paling krusial adalah penetapan modal dasar. Nilainya cukup fantastis mencapai 4 triliun dengan rasio jumlah penduduk Kabupaten Bekasi mencapai 3,2 juta jiwa. Dia mengaku investasi untuk modal dasar ini sudah melalui proses penghitungan matang. Tujuannya, memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kabupaten Bekasi.
Dani mengungkapkan, dana 4 triliun baru mencapai 60 persen cakupan layanan sesuai dengan standar SDGs. Namun, semua akan dipenuhi secara bertahap, sambil menunggu penyertaan modal seperti sekarang.
Pembak Bekasi mendorong Perumda Tirta Bhagasasi terus meningkatkan kerja sama dengan pihak ketiga dalam pengembangan usaha lain. Contoh untuk penambahan pembangunan instalasi pengolahan air atauwater treatment plant, bisnis air minum dalam kemasan, serta usaha lain.
Halaman Selanjutnya....
Redaktur : Aloysius Widiyatmaka
Komentar
()Muat lainnya