Tiongkok Hukum Pejabat Dalam Kasus Lomba Ultramarathon
Senin, 14 Jun 2021, 05:33 WIB | Oleh: Vitto Budi
Doc: afp/strI
BEIJING - Sebanyak 27 orang, sebagian di antaranya adalah para pejabat pemerintahan dikenai hukuman disiplin dan pidana atas kelalaiannya dalam menggelar lomba ultramaraton di Provinsi Gansu, Tiongkok, sehingga 21 peserta tewas dan delapan lainnya cedera.
"Ultramaraton di Kota Baiyin merupakan insiden keselamatan akibat cuaca di wilayah tersebut yang berubah secara tiba-tiba. Penyelenggaraan yang tidak memenuhi standar dan tidak profesional telah menyebabkan insiden itu," demikian laporan investigasi yang beredar di sejumlah media di Tiongkok, Minggu (13/6) seperti dikutip dari Antara.
Pihak penyelenggara dianggap patut dipersalahkan karena mengabaikan peringatan cuaca ekstrem dari otoritas setempat menjelang pelaksanaan lomba.
Perlengkapan seperti jaket pelindung udara dingin hanya bersifat rekomendasi, bukan langkah yang diwajibkan.
"Rencana darurat dan upaya yang menjamin keselamatan pada penyelenggaraan lomba tersebut tidak dirumuskan sesuai standar yang benar dan petugas kegawatdaruratan sangat tidak siap," sebut laporan investigasi.
Dua puluh satu peserta lomba ultramaratonsejauh 100 kilometer di objek wisata perbukitan Sungai Kuning di Kota Baiyin dan Kabupaten Jingtai di wilayah timur Provinsi Gansu pada 22 Mei 2021 lalu, tewas dan delapan lainnya cedera saat cuaca berubah ekstrem.
Di antara korban terdapat pelari jarak jauh top Tiongkok, Liang Jing dan Huang Guanjun.
Sekretaris Partai Komunis Tiongkok (CPC) Kota Baiyin Su Jun dan Wali Kota Baiyin Zhang Xuchen dikenai sanksi disiplin partai.
Zhang Wenling dipecat dari jabatannya sebagai hakim di Kabupaten Jingtai, sedangkan Sekretaris CPC setempat Li Zuobi tewas bunuh diri setelah peristiwa tersebut, sebagaimana laporan laman berita GICExpat.
Zhang Xiaoyan selaku pemilik perusahaan penyelenggara maraton ditahan dan dijerat dengan pasal pidana.
Sementara itu, lebih dari 60 lomba maraton di seluruh Tiongkok ditangguhkan penyelenggaraannya setelah tragedi maut di wilayah barat daratan Tiongkok yang berbukit dan bergurun itu.
Lakukan Investigasi
Otoritas Tiongkok mulai melakukan penyelidikan atas tragedi lomba marathon di Provinsi Gansu itu dengan menurunkan satu tim investigasi sejak Selasa (25/5).
Badan Olahraga Nasional Tiongkok dan Biro Meteorologi Nasional Tiongkok masuk dalam tim investigasi bentukan Pemerintah Provinsi Gansu itu.
Tim yang bekerja di Kota Baiyin dan Kabupaten Jingtai menyelidiki manajemen kegawatdaruratan, inspeksi disiplin, keamanan, dan aturan penyelenggaraan lomba.
Sementara itu, separuh lebih dari 21 keluarga korban tewas telah menandatangani kesepakatan dengan pihak panitia untuk mendapatkan kompensasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!