Tiongkok Bangun Pangkalan Mata-mata di LTS
📅 Senin, 21 Okt 2024, 02:15 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: MAXAR/chathamhouse.org
LONDON - Tiongkok dilaporkan sedang membangun salah satu pulau di Kepulauan Paracel yang disengketakan, menjadi pangkalan intelijen utama di bagian utara Laut Tiongkok Selatan (LTS), demikian ungkap citra satelit baru yang dianalisis oleh sebuah lembaga pemikir Inggris.
Sebuah laporan terbaru dari Chatham House pada akhir pekan menemukan bahwa Beijing telah membangun sistem radar baru yang sangat besar di Triton, pulau paling barat dan paling selatan di Kepulauan Paracel, kurang dari 250 kilometer dari pantai Vietnam.
Vietnam dan Taiwan juga mengklaim kedaulatan atas Kepulauan Paracel, namun Tiongkok menguasai seluruh rangkaian pulau tersebut setelah merebutnya dari pemerintah Vietnam Selatan pada tahun 1974.
"Fasilitas radar yang ditingkatkan di Pulau Triton akan memberikan tantangan bagi pesaing Tiongkok di kawasan ini dan internasional," laporan Chatham House.
Gambar satelit yang disediakan oleh perusahaan AS, Maxar Technologies, memperlihatkan di Pulau Triton terlihat pembangunan sistem radar canggih yang konon dapat mendeteksi pesawat siluman, mirip dengan sistem radar yang dibangun oleh militer Tiongkok pada tahun 2017 di Subi Reef di Kepulauan Spratly dan sistem radar yang ada di Kepulauan Hainan. Beberapa struktur lain di Pulau Triton bahkan telah diidentifikasi sebagai menara radar, yang saat ini sedang dibangun, dan fasilitas untuk menyimpan dan meluncurkan misil antikapal atau radar portabel.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada Agustus lalu juga dilaporkan adanya pembangunan landas pacu di Pulau Triton yang kabarnya bisa dipergunakan sebagai pangkalan drone. SB/RFA/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!