Tim SAR berhasil evakuasi WNA yang jatuh di Bukit Anak Dara Lombok
📅 Minggu, 02 Jun 2024, 16:20 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO-Humas Polres Lombok Timur.
Mataram -- Tim SAR gabungan bersama anggota TNI-Polri berhasil mengevakuasi warga negara asing (WNA) bernama Melanie asal Swiss yang meninggal dunia setelah terjatuh dari tebing dengan ketinggian sekitar 1.463,26 meter atau kedalaman 30,75 meter, saat mendaki bukit Anak Dara Sembalun, Kawasan Kaki Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Tim SAR berhasil mengevakuasi korban dari tempat terjatuh selamakurang lebih enam jam," kata Kapolsek Sembalun AKP Wahyu Indrawan di Mataram, Minggu.
Setelah berhasil di evakuasi dari tempatnya jatuh, kata dia, korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum.
"Saat evakuasi dilakukan Tim SAR sempat alami kendalakarena curam tebing tempat korban terjatuh," katanya.
Berdasarkan informasi warga, menurutdia, sebelum korban ditemukan sudah tak bernyawa oleh pengelola bukit Anak Dara Sembalun dan masyarakat, tidak ada pulang sejak pergi dari hotel tempat menginap, pada Jumat (31/5).
Korban yang datang ke Sembalunpada Kamis (30/5) dan menginap di salah satu penginapan di Kecamatan Sembalun. Korban melakukanchek out,pada Jumat (31/5) siang, hanya saja saatchek out,korban menitipkan barang kepadapemilik penginapan.
"Dengan alasan akan pergi mendaki bukit Anak Dara," katanya.
Menurut dia, pemilik penginapan resahkarena hingga Sabtu (1/6) pagi korban tidak balik untuk mengambil barangnya dan pemilik penginapan berinisiatif melakukan pencarian dan berkoordinasi dengan pengelola bukit Anak Dara.
Warga setempat kemudian menyusuri jalur pendakian dan dari atas bukit melihat sosok tubuh manusia di dalam jurang tersebut. Untuk memastikan hal itu, dua orang warga turun ke dalam jurang itu dan ternyatabenar merupakan sosok tubuh korban.
Setelah memastikan kalau tubuh yang dilihat dari atas bukit tersebut tubuh korban, pengelola langsung melapor keladapihak kepolisian dan dilakukan evakuasi oleh tim SAR gabungan tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!