Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tim Gabungan Tangkap Dua Pelaku Perdagangan Satwa Langka Jenis Tapir di Pasaman

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 08:22 WIB | Oleh:
Tim Gabungan Tangkap Dua Pelaku Perdagangan Satwa Langka Jenis Tapir di Pasaman Doc: antara foto
Ket. Pelaku perdagangan Tapir di Kabupaten Pasaman, Sumbar.

LUBUK BASUNG - Tim Gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat (Sumbar) menangkap dua pelaku jaringan perdagangan satwa dilindungi jenis tapir (Tapirus indicus) di Nagari Pintu Padang, Kecamatan Mapat Tunggul, Kabupaten Pasaman, Selasa (3/3) malam.

Tim gabungan terdiri atas Resor Konservasi Wilayah I Pasaman BKSDA Sumbar, Satreskrim Polres Pasaman, KPHL Pasaman Raya dan Centre for Orangutan Protection (COP) menangkap dua pelaku dengan inisial M (39) dan HW (45), keduanya warga Pasaman.

"Kedua pelaku telah diamankan di Mapolres Pasaman untuk proses selanjutnya," kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Sumbar Antonius Vevri didampingi Kepala Resor Konservasi Wilayah I Pasaman BKSDA Sumbar Edi Susilo di Lubuk Basung, Rabu.

Ia mengatakan penangkapan dua pelaku hasil pengembangan terhadap pelaku tindak pidana memburu, menangkap, melukai, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut dan memperdagangkan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup, beberapa waktu lalu.

Tim gabungan bergerak dari Polres Pasaman menuju Pintu Padang dengan tujuan melakukan pengembangan penanganan kasus perdagangan satwa dilindungi yang sebelumnya dengan dua pelaku telah ditangkap, Kamis (26/2) malam.

Informasi dari masyarakat bahwa pelaku yang melakukan pemburuan satwa yang dilindungi jenis tapir (Tapirus indicus) berada di Sei Bilut, Nagari Muara Tais, Kecamatan Mapat Tunggul, Kabupaten Pasaman.

Sesampai di lokasi, tim gabungan langsung mengamankan M yang diduga berperan mencari pembeli satwa yang dilindungi itu.

Tim kemudian melakukan pengembangan penanganan kasus itu dengan mendapatkan pelaku HW yang diduga sebagai orang yang berperan memburu dan menjerat tapir di Jorong Rumbai, Nagari Muara Tais, Kecamatan Mapat Tunggul.

"Tidak ada perlawanan dari kedua pelaku saat penangkapan tersebut," katanya.

Sebelumnya, BKSDA Sumbar bersama Polres Pasaman, KPHL Pasaman Raya dan COP menangkap dua pelaku kasus itu dengan inisial RH dan AF, keduanya warga Kabupaten Limapuluh Kota saat membawa tapir menggunakan kendaraan roda empat dengan merek Isuzu Traga, warna putih menggunakan terpal warna hitam dengan nomor polisi BA 8108 CAA, Kamis (26/2).

Kedua pelaku ditangkap saat membawa satwa dilindungi ke Medan Sumatera Utara.

Atas perbuatannya, kedua pelaku diancam Pasal 21 ayat 2 huruf a Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1990 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 32 Tahun 2024 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.