Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“The Harvest', Film Baru Imigran Hmong Arahan Sutradara Kamboja

📅 Kamis, 09 Feb 2023, 17:14 WIB | Oleh:
“The Harvest', Film Baru Imigran Hmong Arahan Sutradara Kamboja Doc: VoA/Instagram @douamoua

Keberhasilan Everything Everywhere All at Once produksi 2022 yang mendapat banyak pujian, mendorong munculnya sorotan keterwakilan Asia dalam industri film Amerika Serikat (AS). Seorang aktor AS keturunan Hmong dan seorang sutradara Amerika keturunan Kamboja membuat film baru mengenai pengalaman warga Asia di AS.

Hmong termasuk suku pribumi di kawasan timur dan tenggara Asia. Banyak di antara mereka yang bermukim di AS seusai Perang Vietnam. Sebuah film drama baru mengenai keluarga Amerika keturunan Hmong, The Harvest, diputar perdana bulan Februari pada Festival Film Internasional Santa Barbara.

"Begitu Anda menonton film ini, Anda akan melihat sebagian diri Anda di dalamnya. Anda akan melihat sebagian dari keluarga Anda, tak peduli apa pun asal budaya atau identitas yang Anda ambil," jelas Caylee So, warga Amerika keturunan Kamboja yang menyutradarai film ini.

The Harvest berkisah mengenai Thai, penulis Amerika keturunan Hmong yang pulang ke Southern California untuk membantu ayahnya yang sedang sakit. Sang ayah digambarkan sebagai sosok tradisional Hmong. Thai diperankan oleh aktor Hmong Amerika, Doua Moua, yang juga penulis skenario dan produser film ini.

Dikenal karena perannya dalam film Grand Torino dan Mulan, Moua mengatakan, cerita film ini terinspirasi oleh keluarganya sendiri dan hubungan dengan ayahnya yang mengalami gagal ginjal.

Mengenai film tersebut, Moua menambahkan, "Ini mengenai keluarga yang berupaya menemukan pijakan mereka di AS dari beberapa generasi yang berbeda - mulai dari imigran hingga pengungsi, sampai ke menjadi bagian dari Amerika dan mendefinisikan apa yang dimaksud dengan Amerika baru. Apa makna Amerika bagi mereka?."

Moua yang berusia 35 tahun, lahir di kamp pengungsi di Thailand. Orang tuanya termasuk di antara setengah populasi Hmong di Laos yang melarikan diri ke AS selama perang saudara di negara mereka pada pertengahan '70-an.

"Karena ini adalah kisah Hmong dan karena ini adalah kisah Asia tenggara. Ketika itu Asia sama sekali belum dianggap. Itu sebabnya perlu waktu sekitar sepuluh hingga sebelas tahun untuk sampai ke titik ini … Kami benar-benar ingin memperjuangkan narasi Asia Timur. Tetapi masalahnya adalah, kami juga menginginkan narasi komunitas Asia Tenggara menjadi bagian dari percakapan," komentar dia.

Moua mengatakan Caylee So, yang keluarganya juga melarikan diri dari perang dan kemudian bermukim di Amerika, memberi visi yang tepat untuk The Harvest. So menanggapinya dengan mengatakan, "Tugas saya sebagai sutradara adalah untuk dapat menyampaikan kisah dan visinya dengan cara yang menghormatinya, menghormati skenarionya dan keotentikan kisah Hmong di dalamnya… Ini benar-benar kreasinya."

Setelah diputar perdana di Santa Barbara, California, penonton secara luas kini dapat menyaksikan The Harvest. VoA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

42 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.