Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terus Meningkat, Dinkes Kaltim: Kasus Terkini Demam Berdarah Positif Menjadi 2.320 Orang

📅 Senin, 25 Mar 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terus Meningkat, Dinkes Kaltim: Kasus Terkini Demam Berdarah Positif Menjadi 2.320 Orang Doc: ANTARA/Ahmad Rifandi
Ket. Kepala DInkes Kaltim Jaya Mualimin saat diwawancara.

Samarinda - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur menerangkan bahwa kasus positif demam berdarah dengue (DBD) di provinsi tersebut meningkat menjadi 2.320 kasus, dan tujuh orang meninggal dunia.

"Meningkatnya kasus DBD di Kaltim diduga akibat curah hujan tinggi yang terjadi beberapa bulan terakhir," kata Kepala Dinkes Kaltim Jaya Mualimin di Samarinda, Minggu.

Ia menjelaskan, angka ini meningkat 769 kasus dibandingkan Februari 2024.

Jaya menjelaskan, kasus DBD tertinggi terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara dengan 852 kasus, diikuti Balikpapan 356 kasus, dan Kutai Barat 216 kasus. Sedangkan kasus terkecil berasal dari Mahakam Ulu dengan hanya 14 kasus.

Tingkat kematian akibat DBD di Kaltim saat ini sebesar 0,17 persen, dengan angka kesakitan atauIncidence Rate(IR) 65,1.

"Meskipun kasus positif DBD lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, angka kematiannya masih terkendali. Ini artinya, masyarakat sudah lebih tanggap dan segera membawa pasien DBD ke puskesmas atau rumah sakit," kata Jaya.

Jaya optimistis kasus DBD di Kaltim dapat dikendalikan dengan berbagai upaya yang dilakukan, seperti vaksinasi DBD, yang pada tahun 2024, Dinkes Kaltim mendatangkan 5.000 vaksin DBD untuk meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap virus dengue.

Selain itu, Dinkes Kaltim juga menggencarkan penebaran nyamukWolbachiadi Bontang sebagai wilayah percontohan untuk menekan populasi nyamuk Aedes aegypti, vektor utama DBD.

"Targetnya, minimal 60 persen populasi nyamuk di Bontang terinfeksiWolbachiadalam waktu enam bulan ke depan. Upaya ini diharapkan dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat DBD," ujar Jaya Mualimin.

Dinkes Kaltim juga terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap DBD dengan menerapkan 3M Plus dan menjaga kebersihan lingkungan.

Disampaikannya, 3M Plus adalah program pencegahan DBD yang meliputi menguras bak mandi/penampungan air secara rutin, menutup rapat tempat penampungan air, mengubur barang bekas yang dapat menampung air, serta melakukan langkah-langkah tambahan seperti menggunakan abate, dan upaya pola bersih lainnya.

"Kami berharap dengan upaya bersama, kasus DBD di Kaltim dapat dikendalikan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.