Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terungkap! Pangkalan Militer Rahasia Korea Utara, Diduga Simpan Rudal Nuklir ICBM!

📅 Jumat, 22 Agu 2025, 09:40 WIB | Oleh:
Terungkap! Pangkalan Militer Rahasia Korea Utara, Diduga Simpan Rudal Nuklir ICBM! Doc: KCNA
Ket. Potret Kim Jong Un dengan bawahannya

JAKARTA - Dunia internasional kembali diguncang dengan kabar mengejutkan, pangkalan militer rahasia Korea Utara (Korut) akhirnya terungkap. Fasilitas tersebut diyakini menyimpan rudal balistik antarbenua (ICBM) terbaru milik Pyongyang yang mampu membawa hulu ledak nuklir.

Temuan ini diungkap dalam laporan penelitian Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) yang berbasis di Washington, Amerika Serikat, pada Rabu (20/8/2025). 

Dalam laporan tersebut, CSIS membeberkan keberadaan Pangkalan Operasi Rudal Sinpung Dong, yang ternyata tidak pernah dideklarasikan oleh Korut kepada dunia. Lokasinya hanya sekitar 27 kilometer dari perbatasan China, tepatnya di Provinsi Pyongan Utara.

Menurut analisis CSIS, fasilitas rahasia ini berpotensi menampung enam hingga sembilan unit ICBM berkemampuan nuklir lengkap dengan peluncurnya. 
Jika benar, keberadaan pangkalan ini bisa menjadi ancaman besar bukan hanya bagi Asia Timur, tetapi juga bagi daratan Amerika Serikat.

Peneliti CSIS menegaskan, pangkalan tersebut hanyalah satu dari 15 hingga 20 pangkalan rudal balistik rahasia yang belum pernah masuk ke meja perundingan denuklirisasi antara AS dan Korut. Artinya, dunia internasional baru melihat sedikit saja dari apa yang sebenarnya dimiliki rezim Kim Jong Un.

Lebih mengkhawatirkan lagi, laporan itu menyebut rudal-rudal tersebut dapat dengan cepat dipindahkan dari pangkalan ketika krisis terjadi. 

Rudal bisa digabungkan dengan unit khusus dan diluncurkan dari lokasi-lokasi tersembunyi lain di Korut, membuatnya sangat sulit untuk dideteksi oleh intelijen asing.

Sejak gagalnya pertemuan puncak Kim Jong Un dengan Donald Trump di Hanoi pada 2019, Korut semakin agresif dalam memperkuat program nuklirnya. 

Kim Jong Un bahkan secara terbuka menyerukan percepatan pengembangan senjata nuklir, dengan tekad bahwa negaranya tidak akan pernah menyerah atau melucuti persenjataan tersebut.

Dengan laporan terbaru ini, jelas bahwa strategi militer Korut bukan sekadar gertakan politik, melainkan langkah nyata menuju kapabilitas pencegahan dan serangan nuklir tingkat strategis. 

Bagi Amerika Serikat dan sekutunya, temuan ini bisa menjadi alarm keras bahwa ancaman Pyongyang semakin nyata dan berbahaya.

Kini, dunia menghadapi pertanyaan besar, apakah komunitas internasional akan berani menekan Korut lebih keras, atau justru dibiarkan terus memperkuat arsenal nuklirnya? 

Keberadaan pangkalan Sinpung Dong semakin menegaskan bahwa Korea Utara benar-benar serius menjadikan dirinya sebagai negara nuklir permanen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.