Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ternyata Kebakaran Ponpes Az-Zain akibat Korsleting Listrik

📅 Jumat, 30 Agu 2024, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ternyata Kebakaran Ponpes Az-Zain akibat Korsleting Listrik Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Tim pemadam kebakaran dari Pos VI DP3K Cisaat Kabupaten Sukabumi saat berjuang memadamkan api yang membakar bangunan Ponpes Az-Zain di Kampung Cibulang RT-03/04, Desa Cibulang Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi Jabar, Kamis (29/8/2024).

Sukabumi - Wakil Komandan Pos (Wadanpos) VI Dinas Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (DP3K)Cisaat Kabupaten Sukabumi Dudi Darmawidi mengatakan, kebakaran Pondok Pesantren (Ponpes) Az-Zain di Kampung CibulangKabupaten Sukabumi Jawa Barat pada Kamis adalah akibat korsleting listrik.

"Korsleting listrik yang menjadi pemicu kebakaran ponpes yang berada di RT-03/04 Desa CibulangKecamatan Caringin itu pada instlasi listrik di pondok laki-laki yang berada di lantai dua, karena api pertama kali muncul dari bangunan tersebut," katanya di Sukabumi, Kamis.

Menurut Dudi, meskipun tidak ada korban luka maupun jiwa akibat kebakaran yang terjadi pada pukul 02.10 WIB itu, tetapi pihak yayasan yang menaungi ponpes mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp800 juta. Kemudian, santri yang pondoknya terbakar pada peristiwa ini sudah ditempatkan di ruangan lain.

Ia menjelaskan, informasi kebakaran baru diterima pihaknya sekitar 24 menit setelah api mulai menyala dan membesar membakar ponpes. Setelah mendapatkan laporan adanya kebakaran, tim pemadam kebakaran dari Pos VI Cisaat langsung meluncur ke lokasi kejadian dengan mengerahkan satu unit kendaraan pemadam kebakaran.

Saat tiba di lokasi, api sudah membesar dan merambat ke bangunan lainnya. Maka untuk mempercepat proses pemadam dan mencegah api terus merambat ke bangunan lain, pihaknya berkoordinasi dengan tim lainnya.

Tidak lama bantuan tiga unit kendaraan pemadam kebakaran dari Pos Cibadak, Parungkuda, dan Sukaraja tiba di lokasi kejadian. Berkat kerja sama tim dan dibantu pihak ponpes, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.00 WIB.

"Adapun bangunan yang terbakar pondok laki, minimarket milik yayasan, dan ruang kelas untuk belajar santri. Diperkirakan luas bangunan yang terbakar mencapai 250 meter persegi," katanya.

Dudi mengimbau kepada semua pihak untuk tidak melakukan aktivitas atau perbuatan yang bisa memicu terjadinya kebakaran, seperti membakar lahan atau sampah dan membuang puntung rokok yang masih menyala secara sembarangan.

Kemudian selalu memastikan api benar-benar sudah padam setelah selesai masak baik memasak di kompor maupun tungku, selanjutnya memeriksa secara rutin instalasi listrik dan memperbaiki serta tidak menumpuk terminal listrik. Jika ada yang mengetahui atau melihat adanya kebakaran agar segera melapor ke petugas pemadam kebakaran terdekat agar bisa dengan cepat ditangani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.